Setiap perayaan Idul Adha, sajian berbahan daging kambing tak pernah terlewatkan untuk disantap. Namun ada pula kekhawatiran sebagian orang yang menganggap bahwa mengonsumsi daging kambing bisa meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh.
Lalu bagaimana pendapat ahli? Dokter spesialis jantung pembuluh darah, Djoko Maryono mengatakan bahwa daging kambing tak mengandung kolesterol tinggi, seperti yang dikhawatirkan sebagian besar orang.
"Dalam 100 gram daging kambing, kandungan kolesterolnya hanya 17 miligram saja," ujar dr Djoko belum lama ini.
Sehingga, lanjut dia, anggapan yang menyebut bahwa daging kambing dapat meningkatkan kolesterol hanyalah sebuah mitos. Justru, tambah dia, kandungan kolesterol dalam otak sapi jauh lebih besar dibandingkan yang terkandung di dalam daging kambing.
"Kolesterol dalam 100 gram otak sapi bisa mencapai 3.000 miligram. Jadi lebih baik hindari otak sapi," tambahnya.
Ia mengatakan, batas normal kolesterol dalam tubuh idealnya tak melebihi angka 200 mg. Jika melebihi batas tersebut maka seseorang berisiko tinggi mengidap stroke hingga serangan jantung.
"Idealnya dibawah 200 dengan pembagian kolesterol baik atau HDL minimal 40 mg, dan LDL atau kolesterol jahat dibawah 130 mg," tambahnya.
Jadi Anda tetap aman mengonsumsi sajian daging kambing saat Idul Adha hari ini, asal tak berlebihan, ya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat