Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Salam kenal, Dok. Saya seorang ibu yang memiliki anak sulit makan. Menghadapi anak yang setiap hari rewel jika disuruh makan, membuat saya stres sekaligus khawatir. Bagaimana mengatasi anak yang sulit makan, Dok? Mohon pencerahannya. terima kasih.
SI
Jawab:
Selamat siang Ibu SI,
Anak susah makan bisa juga disebabkan oleh gangguan bermain yang menyebabkan ia tidak mau makan, karena terlalu asyik dengan permainannya. Pilih-pilih makanan biasanya menjadi salah satu gejala awal dari anak yang susah makan.
Awalnya, si kecil hanya menyukai beberapa jenis makanan saja, namun lama-kelamaan Anda akan semakin sulit untuk menmbujuk si kecil untuk makan jika tidak sesuai dengan keinginannya.
Berikut beberapa tips untuk Anda:
1. Memahami selera makan si kecil
Jangan memaksa anak untuk makan jika tidak lapar, serta jangan memaksanya untuk membuka mulut. Hal ini akan memicu si kecil untuk tetap bertahan dengan keengganannya.
2. Membuat makanan yang menarik
Anak-anak biasanya lebih menyukai jika makanan hadir dengan warna-warna yang cerah dan beragam yang dapat membangkitkan selera makan.
3. Bersabar dengan menu baru
Bagi anak-anak tidak mudah mengonsumsi menu baru, apalagi jika baru pertama kali melihatnya. Anak-anak cenderung akan memperhatikan warna dan teksturnya, lalu mencicipinya.
4. Buat jadwal makan si kecil
Jika si kecil susah makan, buat jadawal secara teratur untuk mengatur waktu makan si kecil. Sehari usahakan si kecil makan 2 atau 3 kali makan besar dengan menu yang sehat.
5. Jangan pilih makanan cepat saji
Sediakan makanan rumahan yang Anda buat sendiri, sehingga kebersihan dan nutrisinya pun tidak perlu diragukan lagi.
6. Libatkan anak dalam menyajikan makanan
Mengajak si kecil ikut dalam menyiapakan makanan adalah salah satu tips untuk membuat anak mau makan.
7. Jangan menawarkan makanan penutup di awal
Cara ini bisa membuat si kecil menganggap makanan penutup sebagai makanan terbaik dan inti sehingga anak justru melewatkan makanan utama yang sebenarnya. Si kecil pun sudah merasa kenyang jika harus memakan makanan penutup di awal.
8. Berikan contoh
Seorang anak kecil adalah peniru yang baik. Jika Anda ingin mengenalkan sayuran dan buah-buhanan untuk dikonsumsi si kecil, maka lakukan dengan contoh. Si kecil akan meniru apa yang Anda makan. Oleh karena itu makanlah makanan yang bergizi dan kaya akan nutrisi.
9. Minimalkan gangguan
Saat waktu makan tiba, jauhkan gangguan apapun dari si kecil, seperti matikan televisi atau gadget lainnya supaya anak lebih berkonsentrasi lagi dengan makanannya. Selain itu, hindari menyuapi si kecil sambil bermain, hal ini juga akan membuat anak malas untuk makan.
Anak susah makan dan menjadi pemilih makanan dapat menghambat pertumbuhannya serta menuimbulkan berat badan yang tidak ideal. Jika hal ini masih terus berlanjut, ada baiknya Anda segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari jalan keluar atas masalah tersebut.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif