Suara.com - Bersepeda merupakan aktivitas fisik yang tak perlu diragukan lagi manfaatnya bagi kesehatan. Sebuah penelitian terkini bahkan mengungkap manfaat bersepeda selama 20 menit, yang jika dilakukan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Amar Singal, peneliti utama sekaligus kardiologis senior di Sri Balaji Action Medical Institute, New Delhi India, mengatakan bahwa risiko penyakit jantung berkurang sebanyak 50 persen dengan bersepeda.
Temuan ini didapat setelah peneliti menganalisis data kesehatan terhadap 5.000 responden selama 14 tahun. Dalam data tersebut disebutkan pula pola olahraga yang dilakukan responden selama hidupnya.
Hasil menunjukkan, responden yang memiliki hobi bersepeda, mengalami insiden mengidap penyakit jantung yang lebih rendah dibanding responden yang tidak menjalani olahraga ini.
Penyakit kardiovaskular sendiri merupakan penyakit yang bertanggung jawab atas 30 persen kematian di seluruh dunia setiap tahunnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), aktivitas fisik yang rendah adalah satu dari 10 faktor risiko utama kematian di seluruh dunia, termasuk yang diakibatkan penyakit jantung.
WHO merekomendasikan orang dewasa berusia 18 sampai 64 tahun harus menjalani aktivitas fisik intensitas sedang, seperti bersepeda atau berlari, minimal selama 150 menit seminggu.
Namun temuan ini menyatakan, bersepeda selama 20 menit ternyata sudah berkontribusi untuk menurunkan risiko penyakit jantung. [Zeenews]
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!