Suara.com - Penyakit jantung tak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, tapi juga kehidupan seksual. Jika Anda didiagnosis mengidap penyakit jantung, maka risiko untuk mengalami penurunan gairah seks alias libido cukup tinggi.
Dokter spesialis jantung pembuluh darah RS Jantung Harapan Kita, Ismoyo Sunu mengatakan, ada beberapa alasan yang mendasari penurunan gairah seksual pada penderita penyakit jantung.
"Penyakit jantung, kalau itu dikaitkan dengan kehidupan seksual banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain obat yang diminum, dan rasa kekhawatiran yang datang dari diri sendiri," ujarnya pada temu media 'World Heart Day' yang dihelat PERKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia) di Jakarta, Rabu (28/9/2016).
Beberapa obat yang baik untuk jantung, menurut Ismoyo, justru memiliki efek yang kurang baik bagi kehidupan seksual. Libido menurun dan membuat penderita penyakit jantung tak bergairah untuk bercinta dengan pasangan.
Ketakutan akan penyakit yang diderita, juga menjadi faktor penentu yang mempengaruhi kehidupan seksual pasien penyakit jantung.
"Meski tidak ada keluhan, tapi kalau pikirannya merasa takut untuk berhubungan, tentu dia memutuskan untuk tidak bercinta. Dan hal frekuensi bercinta yang berkurang ini turut memengaruhi kualitas kehidupan seksual seseorang," tambahnya.
Alasan lainnya, kata Ismoyo, bisa disebabkan karena penderita penyakit jantung sudah tak lagi memiliki energi untuk berhubungan seks, seperti pada pasien gagal jantung. Seperti diketahui untuk melakukan hubungan seks seseorang membutuhkan energi yang cukup besar.
"Pada pasien gagal jantung, jangankan untuk berhubungan seks. Untuk melalukan kehidupan sehari-hari seperti makan dan minum saja membutuhkan bantuan orang lain. Jadi memang penyakit ini mempengaruhi segala aspek kehidupan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?