Suara.com - Sebanyak 36,57 persen rumah tangga di Kota Yogyakarta masih menggunakan fasilitas buang air besar (BAB) secara bersama dengan rumah tangga lainnya, demikian hasil survei Statistik Lingkungan Hidup DIY 2015/2016 yang dipaparkan Minggu (6/11/2016).
"Data Badan Pusat Statistik mencatat, 36,57 persen rumah tangga di Yogyakarta menggunakan toilet secara bersama-sama dengan rumah tangga lainnya," kata Kepala BPS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Bambang Kristianto di Yogyakarta.
Persentase tersebut, kata dia, merupakan angka tertinggi dibanding daerah lain di seluruh DIY dalam penggunaan fasilitas tempat BAB secara bersama dengan rumah tangga lain.
Sedangkan persentase rumah tangga yang memiliki fasilitas tempat BAB sendiri di Kota Yogyakarta hanya 60,95 persen.
"Angka ini pun menjadi terendah dibandingkan daerah lainnya di DIY," ujar Bambang pula.
Persentase rumah tangga di Kota Yogyakarta yang menggunakan fasilitas tempat BAB umum sebanyak 2,48 persen, dan sekitar 0,004 persen rumah tangga yang tidak memiliki fasilitas tempat BAB.
Menurut dia, daerah lain yang memiliki fasilitas tempat BAB pada setiap rumah tangganya mencapai angka minimal, yaitu Kabupaten Sleman sekitar 75,26 persen, dan hanya 19,54 persen rumah tangga di Sleman yang menggunakan tempat BAB secara bersama dengan rumah tangga lain.
Bambang menjelaskan, derajat kesehatan masyarakat juga dipengaruhi oleh penggunaan fasilitas tempat buang air besar itu.
"Tempat buang air besar yang tidak memadai dan penggunaan secara bersama akan memudahkan penularan penyakit," katanya lagi.
Meski demikian, menurut Bambang, penggunaan fasilitas tempat buang air besar di DIY menunjukkan kondisi yang cukup baik selama dua tahun terakhir.(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh