Suara.com - Panas dan demam pada bayi dan anak di bawah usia tiga tahun (batita) harus ditangani sejak dini.
Biasanya para ibu panik jika mendapatkan bayinya demam, karena bisa menjadi pertanda kemungkinan adanya penyakit yang serius.
Bila buah hati Anda mengalami hal ini, tak perlu buru-buru cemas, karena ada beberapa pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan panas dan pusing pada anak.
Berikut cara cepat menurunkan panas badan dan pusing pada anak:
1. Mandikan anak dengan air hangat agar tubuhnya lebih rileks.
2. Pakaikan baju yang nyaman dan berbahan tipis. Jangan gunakan pakaian tebal bertumpuk-tumpuk.
3. Sering berikan ASI, susu, atau air putih, agar tidak dehidrasi.
4. Jangan gunakan obat sebelum konsultasi dengan dokter.
5. Bayi dan batita butuh penanganan segera, sehingga disarankan untuk membawanya ke dokter secepat mungkin.
6. Menurut resep kuno, saat bayi panas, ibu akan melumuri bawang merah yang telah ditumbuk halus di atas dahinya. Ini bisa menjadi pertolongan pertama bagi bayi dan batita.
Demam pada bayi dan batita seringkali juga disertai rasa pusing. Untuk meringankan sakit kepala, Anda bisa melakukan tips berikut:
1. Mengompres kepala dengan air dingin.
2. Memberikan minum sebanyak mungkin.
3. Menemaninya istirahat.
4. Memberi udara segar, salah satunya dengan membuka jendela kamar.
5. Biarkan anak bermain ringan atau menonton televisi agar santai.
6. Hindari obat pereda rasa nyeri, jika belum konsultasi kepada dokter. (Nessy Febrinastri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026