Suara.com - Terapi garam merupakan salah satu cara alami yang efektif untuk mengobati masalah dan gangguan kulit yang mungkin kerap Anda alami.
Keajaiban garam untuk kulit benar-benar menakjubkan. Mulai dari memutihkan kulit, menjaga kulit bebas dari ruam, mengelupaskan kulit kering hingga kemampuannya meremajakam dan memelihara cahaya alami kulit.
Ini dikarekanan garam laut memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi seperti kalium, magnesium, kalsium dan masih banyak lagi, yang dapat membantu merevitalisasi sel-sel kulit.
Garam juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa menenangkan kulit.
Berikut adalah manfaat kecantikan garam untuk kulit Anda dan bagaimana cara untuk menggunakannya, yang dilansir dari Boldsky.
1. Garam untuk memutihkan kulit
Anda bisa menyingkirkan area gelap hingga kulit kotor kecokelatan dengan menggunakan garam. Garam adalah agen pemutih kulit alami dan bisa mengembalikan cahaya dan kesehatan sel-sel kulit Anda.
Bagaimana menggunakan garam untuk memutihkan kulit?
Buat pasta menggunakan garam dan air dengan perbandingan sekitar 2: 1 dan terapkan pasta pada wajah Anda. Diamkan selama sekitar 30 detik dan kemudian bilas wajah dengan air.
Pada dasarnya garam mengandung natrium yang cukup tinggi. Jadi, pastikan Anda tidak menyimpannya terlalu lama, karena ini justru dapat membakar kulit.
Klik halaman berikutnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh