Suara.com - Kita tentu menyadari bahwa menjaga kebersihan telinga sangat penting dilakukan. Tapi jangan terlalu sering membersihkan telinga dengan 'cotton bud'.
Menurut para ahli, kebiasan ini dapat menyebabkan cedera pada telinga dan membuang kotoran yang ternyata memiliki manfaat. Adanya kotoran dalam telinga tak selalu berarti jorok, karena kotoran telinga mengandung sifat anti bakteri yang dapat mencegah beberapa jenis infeksi.
Bahkan, kotoran telinga juga bisa mengusir serangga yang mungkin tertarik menyusup ke dalam lubang telinga Anda. Kotoran telinga juga dapat menjadi pelumas rongga dalam indra pendengaran ini agar tak kering dan gatal.
Lalu apa jadinya jika Anda membuang kotoran telinga dengan menggunakan 'cotton bud'? Hal ini bisa membuat gendang telinga Anda pecah yang memicu gangguan pendengaran.
Padahal, telinga kita memiliki kemampuan membuang kotoran telinga dengan sendirinya. Gerakan otot di wajah membantu telinga mengeluarkan kotoran telinga dalam bentuk cairan.
Begitu pula ketika Anda menguap, berbicara atau tertawa, maka seketika itu pula kotoran dalam telinga Anda dikeluarkan. Jadi, ada alasan untuk tak membersihkan telinga terlalu sering dengan 'cotton bud', ya! [Boldsky]
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit