Suara.com - Kita tentu menyadari bahwa menjaga kebersihan telinga sangat penting dilakukan. Tapi jangan terlalu sering membersihkan telinga dengan 'cotton bud'.
Menurut para ahli, kebiasan ini dapat menyebabkan cedera pada telinga dan membuang kotoran yang ternyata memiliki manfaat. Adanya kotoran dalam telinga tak selalu berarti jorok, karena kotoran telinga mengandung sifat anti bakteri yang dapat mencegah beberapa jenis infeksi.
Bahkan, kotoran telinga juga bisa mengusir serangga yang mungkin tertarik menyusup ke dalam lubang telinga Anda. Kotoran telinga juga dapat menjadi pelumas rongga dalam indra pendengaran ini agar tak kering dan gatal.
Lalu apa jadinya jika Anda membuang kotoran telinga dengan menggunakan 'cotton bud'? Hal ini bisa membuat gendang telinga Anda pecah yang memicu gangguan pendengaran.
Padahal, telinga kita memiliki kemampuan membuang kotoran telinga dengan sendirinya. Gerakan otot di wajah membantu telinga mengeluarkan kotoran telinga dalam bentuk cairan.
Begitu pula ketika Anda menguap, berbicara atau tertawa, maka seketika itu pula kotoran dalam telinga Anda dikeluarkan. Jadi, ada alasan untuk tak membersihkan telinga terlalu sering dengan 'cotton bud', ya! [Boldsky]
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?