Suara.com - Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Human Resources, anak sulung memiliki kemampuan berpikir yang lebih baik dibandingkan dengan saudara mereka. Hal ini mungkin karena mereka menerima lebih banyak stimulasi mental dari orang tua mereka pada usia dini.
Peneliti dari University of Edinburgh, University of Sydney dan perusahaan konsultan ekonomi Analysis Group, menganalisis sekitar 5 ribu data dari anak-anak di Amerika Serikat (AS), yang terdaftar di National Longitudinal Survey of Youth.
Anak-anak dinilai setiap dua tahun dalam sejumlah kategori untuk mengukur kemampuan berpikir mereka, mulai dari kosakata hingga memahami bacaan.
Penelitian ini juga memperhitungkan faktor-faktor lingkungan seperti latar belakang keluarga dan status ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak sulung dinilai memiliki hasil lebih tinggi pada tes, dengan meningkatnya kemampuan saat usia mereka balita.
Para penulis penelitian juga mengamati perilaku orangtua sebagai cara potensial untuk menentukan mengapa pola ini muncul. Peneliti menggunakan alat penilaian yang disebut Rumah Pengamatan Pengukuran Lingkungan untuk mengukur perilaku orang tua pada saat pra-kelahiran, kehamilan dan pasca melahirkan. Faktor-faktor seperti kebiasaan merokok dan keterlibatan emosional mereka dengan anak-anak mereka juga jadi pertimbangan.
Orang tua yang memiliki lebih banyak anak, tingkat partisipasi mereka mungkin akan sedikit berkurang, khususnya dalam hal-hal seperti membaca, kerajinan dan kegiatan pendidikan.
Tapi, jika orang tua yang memiliki beberapa anak, namun bisa memberikan dukungan emosional yang sama, anak sulung mereka tetap akan menerima bantuan lebih dengan tugas-tugas yang berkaitan dengan pengembangan kemampuan berpikir.
Penelitian ini mendukung teori bahwa anak sulung lebih memiliki lingkungan yang prima untuk berkembang lebih baik secara akademis dan finansial ketika mereka lebih tua.
Studi sebelumnya menunjukkan anak sulung lebih mungkin untuk berjuang dalam berprestasi dan berhasil daripada saudara mereka.
Baca Juga: Paparan Radiasi Gadget Bisa Sebabkan Kanker?
"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa perubahan perilaku orangtua adalah penjelasan yang masuk akal dalam melihat urutan kelahiran, yang diamati pada hasil pendidikan dan ekonomi," kata penulis utama studi Ana Nuevo-Chiquero, dosen di University of Edinburgh yang mengkhususkan diri dalam penelitian ekonomi kesehatan.
Tapi jangan khawatir, anak-anak yang lahir sebagai adik, juga memiliki keunggulan dibandingkan kakak mereka. Para ahli mengatakan anak-anak tengah cenderung penjaga perdamaian keluarga. Penelitian juga menunjukkan anak terkecil lebih kreatif dan memiliki jiwa sosial tinggi daripada nya saudara-saudaranya yang lebih tua. [huffpost]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien