Suara.com - Kebiasaan makan sembari melakukan kegiatan lain, seperti menonton televisi atau bermain ponsel, mungkin sering kita alami. Tapi tahukah Anda bahwa hal ini bisa berdampak buruk pada tumbuh kembang buah hati Anda?
Disampaikan Psikolog Anna Surti Ariani, dampak yang diakibatkan dari makan sembari melakukan kegiatan lain adalah anak tidak terstimulasi untuk melatih konsentrasi dan ketekunan. Untuk itu, orangtua sebaiknya membiasakan anggota keluarga untuk makan di meja makan tanpa pengaruh televisi, buku atau media lainnya.
"Orangtua harus bisa diajak makan bersama dengan kita. Tapi tantangannya ya anak harus tertarik dengan kita agar dia betah menghabiskan makanannya tanpa terpengaruh media lainnya. Carilah topik obrolan yang seru sehingga anak tidak tergoda untuk menonton televisi," ujar psikolog yang akrab disapa Nina ini pada temu media sosialisasi 'Paud Healthy Eating Habit SGM Eksplor' di Jakarta, Kamis (9/3/2017).
Topik yang bisa menjadi bahan obrolan seru bersama anak ketika sedang makan, bisa berupa pengalamannya saat berada di sekolah. Selain melatih konsentrasi dan ketekunan, membiasakan makan tanpa intervensi gadget bisa membuat jalinan antara anak dan orangtua semakin akrab.
"Kita bisa tanya di sekolah tadi apa yang seru. Bagian mana yang menyenangkan. Jangan tanya tadi ulangan gimana, susah enggak. Nilai kamu jelek, ya? Anak akan jadi takut dan nggak menikmati makanananya," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat