Suara.com - Mengurus anak selaku dikaitkan dengan tugas dan tanggung jawab ibu. Padahal, ketiadaan sosok ayah nyatanya juga bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak.
Hal ini dialami anak-anak binaan Rumah Amalia yang sebagian besar sudah tidak memiliki orangtua. M Agus Syafii selaku pendiri Rumah Amalia, mengaku bahwa kehilangan sosok ayah, baik karena wafat atau bercerai, meninggalkan kondisi traumatik mendalam bagi anak-anak binaannya.
"Anak akan kehilangan harapan menjadi anak yang luar biasa. Traumanya menjadi mendalam; mereka merasa kecewa, sedih, terluka dan perih karena kehilangan sosok ayah," ujar Agus, dalam acara temu media "Teater sebagai Terapi Seni" di Jakarta, Senin (6/3/2017).
Agus menambahkan, perlu ada kesadaran dari para ayah untuk meluangkan waktu dengan sang anak, agar dapat memberi keteladanan yang tepat. Misalnya, anak laki-laki akan belajar dari sang ayah bagaimana menjadi sosok kepala keluarga yang hebat. Sedangkan anak perempuan akan belajar dari sang ayah bagaimana mencari sosok suami yang tepat.
"Ketika anak kehilangan ayah dalam pengertian meninggal, namun mendapat pengasuhan yang tepat, maka anak akan tumbuh sehat. Tapi kalau kehilangan karena perceraian, anak akan kehilangan sosok ayah, tapi juga sosok teladan bagi dirinya di masa depan," tambah Agus.
Ia pun berharap adanya kampanye yang mendorong para ayah untuk lebih sering meluangkan waktu dengan anaknya. Kalaupun tak bisa di hari kerja, maka akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk dihabiskan bersama anak-anak.
"Harapan bagi ayah, bangunlah relasi berkualitas kapada anak. Ketika tidak punya waktu setiap hari, gunakan akhir pekan untuk merasakan keberadaan diri anak yang menaruh sebuah harapan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat