Suara.com - Rekor manusia tertua di dunia paling sering dipecahkan oleh perempuan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) perempuan memang memiliki harapan hidup lebih lama dibandingkan laki-laki yakni berusia 74 tahun.
Lalu, apa yang menyebabkan perempuan lebih panjang umur dari lelaki? Bukankah perempuan lebih rentan mengidap stres sehingga mempengaruhi kesehatannya?
Medical Daily mengungkap berbagai alasan mengapa perempuan memiliki harapan hidup lebih panjang ketimbang lelaki.
1. Memiliki anak
Ya, perempuan yang memiliki anak memiliki usia harapan hidup yang lebih tinggi, dibandingkan mereka yang tak memiliki anak. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Health Society menemukan bahwa perempuan yang memiliki anak cenderung lebih panjang umur 24.6 tahun.
2. Belanja
Aktivitas belanja cenderung lebih sering dilakukan oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Tak sekadar menghabiskan uang, belanja ternyata membawa manfaat kesehatan bagi kaum hawa. Studi di Taiwan pada 2011 menemukan bahwa perempuan yang memiliki hobi belanja cenderung lebih panjang umur dan memiliki risiko 27 persen lebih rendah dari kematian dini akibat penyakit.
3. Minum Kopi
Perempuan yang mengonsumsi kopi secara teratur, menurut penelitian lebih terlindungi dari risiko kematian dini. Konsumsi kopi pada kaum hawa juga menjadi penyebab mengapa usia harapan hidup mereka lebih tinggi daripada laki-laki.
4. Menikah
Penelitian menyebutkan, perempuan yang menikah cenderung lebih panjang umur dibandingkan mereka yang kesepian di sepanjang usianya. Menikah membuat perempuan merasa dicintai dan dilindungi sehingga terhindar dari risiko penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance