Suara.com - Setiap orang mendambakan dapat hidup lebih lama. Bahkan laporan menyebut manusia yang mendapat rekor tertua di dunia hidup hingga usia 122 tahun.
Adanya beberapa orang yang bisa hidup diatas 100 tahun menimbulkan pertanyaan, hingga usia berapa manusia bisa hidup di dunia.
Menurut sebuah analisis yang diterbitkan dalam jurnal Nature, tampaknya usia harapan hidup tertua masyarakat di dunia hanya mencapai 115 tahun.
Jan Vijg, ahli genetik di Albert Einstein College of Medicine di New York mengatakan bahwa kecil kemungkinan seseorang bisa hidup di atas usia maksimal tersebut, karena proses penuaan yang tak bisa dilawan tubuh.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis data rata-rata kematian dari database global. Selanjutnya mereka membandingkannya dengan kasus Jeanne Calment, lelaki asal Prancis yang memegang rekor kematian tertua hingga 122 tahun.
Hasil analisis peneliti menemukan bahwa kemungkinan seseorang hidup hingga mencapai 125 tahun sangat kecil yakni 1 berbanding 10.000 kasus. Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa batas maksimal rata-rata kematian tertua hanya sampai usia 115 tahun.
Studi sebelumnya menemukan bahwa gaya hidup memainkan peran lebih besar dibanding faktor genetik yang mempengaruhi lama usia seseorang. Orang dengan gaya hidup sehat, cenderung memiliki harapan hidup yang lebih panjang.
Thomas Perls, profesor geriatri dari Boston University menyarankan agar seseorang mengubah pola makan mereka lebih sehat dann berolahraga secara teratur agar menunda risiko penyakit yang memperpanjang usia mereka. (Foxnews)
Berita Terkait
-
Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah
-
LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi
-
Orang Indonesia Kini Hidup Lebih Lama, Tapi Belum Banyak yang Siap Secara Finansial
-
Fatal Akibat Kurang Tidur: Belajar dari Kisah Influencer yang Meninggal Saat Live Streaming
-
Mendiktisaintek Klarifikasi Isu Penutupan Jurusan Kuliah yang Tak Sesuai Kebutuhan Industri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Massa Mahasiswa Bubarkan Diri dari Gedung UOB Jakpus, Lalu Lintas Kembali Normal
-
Bukan Cuma Gaji! Mensos Ungkap Alasan Warga Bisa Masuk Kelompok Desil 10
-
Prabowo Diminta Perpanjang Dana Otsus Aceh di Tengah Keresahan Bulan Bintang
-
Tiga Dara | Duh! Ternyata Kita Paling Rendah Minum Susu se-ASEAN
-
Karhutla 1.120 Hektare Padam, Bromo Tengger Semeru Kembali Dibuka 20 Agustus
-
Bentakan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah