Suara.com - Memberikan ASI atau air susu ibu pada bayi hingga usia enam bulan merupakan pilihan terbaik untuk memastikan buah hati mendapatkan nutrisi terbaik.
Namun di balik pilihan yang mulia ini, ada rumor yang mengatakan bahwa menyusui bisa membuat payudara melorot alias kendur. Apakah anggapan ini hanya rumor atau justru fakta?
Para ahli, seperti dilansir dari laman Boldsky, mengungkapkan bahwa menyusui bukan satu-satunya penyebab payudara menjadi kendur. Justru, menyusui bisa membuat payudara menjadi lebih sehat.
Mereka juga menyebut, perubahan payudara sudah terjadi sejak kaum hawa mengalami kehamilan. Ketika itu, produksi ASI akan dimulai sehingga ukuran dan bentuk payudara mengalami perubahan.
Hal yang sama juga terjadi ketika ada penambahan berat badan, ligamen atau otot di sekitar payudara sedikit meregang dan menyebabkan payudara agak melorot atau kendur.
Faktor genetik, menurut para ahli juga berperan dalam menentukan bentuk, ukuran dan kencang tidaknya payudara Anda.
Begitu juga dengan faktor-faktor lain seperti usia, kehamilan kembar dan kebiasaan seperti merokok, atau malas berolahraga dapat berperan memicu payudara melorot.
Jadi berhentilah merokok, kendalikan berat badan dan berolahragalah secara teratur agar payudara lebih kencang dan terhindar dari risiko mengendur.
Baca Juga: Pesan Penting Megawati Buat Pendukung Ahok - Djarot Jelang Hari H
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga