Suara.com - Nyeri saat menstruasi kerap dialami sebagian besar kaum hawa. Survei yang dilakukan terhadap 1.000 perempuan menunjukkan bahwa 90 persen dari mereka mengalami nyeri saat menstruasi. 52 Persen diantaranya mengaku bahwa menstruasi mengganggu pekerjaan mereka.
Anie Rachmayani, Associate Marketing Director, Consumer Health, PT Merck Tbk, mengatakan sebagian besar responden merasakan nyeri 1-4 hari sebelum menstruasi dengan gejala penyerta lain seperti badan pegal dan kram perut ringan.
"Kalau saat menstruasi, gejala menjadi lebih parah seperti lemas, pusing, nyeri perut tak tertahankan, dan cepat lelah," ujar dia pada temu media peluncuran 'Sangobion Femine Menstrupain' di Jakarta, belum lama ini.
Sebagian besar perempuan yang menjadi responden, berusaha mengatasi nyeri saat menstruasi dengan minum jamu, pijat, mengurangi aktivitas, istirahat, dan mengonsumsi pil pereda nyeri.
Dalam kesempatan yang sama, dr Prapti Utami, ahli obat herbal mengatakan bahwa beberapa tanaman asli Indonesia memang memiliki khasiat dalam mengatasi nyeri saat menstruasi. Beberapa diantaranya seperti kunyit, asam jawa, daun jambu biji, tapak liman dan tanaman Vitex agnus castus fructus yang dapat dengan mudah dijumpai di Indonesia.
"Terapi herbal yang melibatkan kunyit, asam, daun tapak liman, daun jambu biji, dan vitex memang telah dibuktikan dengan uji klinis dapat meringankan nyeri saat menstruasi," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026