Suara.com - Tanya:
Selamat siang Dokter,
Kemarin saya melakukan hubungan seks dengan suami. Haid saya sudah lewat 19 hari, apakah saya hamil atau hanya telat haid? Saya tidak merasa tanda-tanda hamil, cuma sakit di bagian perut sebelah kiri dan rasa sakit sedikit di payudara. Mohon pencerahannya, Dok. Terima kasih.
FR
Jawab:
Selamat siang Saudari FR,
Beberapa gejala atau tanda hamil yang umum dijumpai sebagai berikut:
1. Payudara membesar dan (kadang) nyeri
Anda merasakannya seperti saat mendekati menstruasi. Payudara Anda menjadi lebih besar, kadang nyeri jika disentuh.
2. Mudah lelah
Anda tiba-tiba jadi malas melakukan kegiatan biasanya, ingin tidur seharian, seperti kehabisan tenaga.
3. Mual dan Muntah
Gejala ini identik dengan kehamilan. Perubahan hormon (peningkatan hCG) akan menyebabkan perempuan hamil merasa mual dan muntah di pagi hari, dan bahkan di siang dan malam hari. Jika Anda benar-benar positif hamil, tenang saja karena biasanya gejala ini hanya berlangsung di trimester pertama.
4. Penciuman lebih sensitif
Kadang ketika Anda merasa bahwa penciuman menjadi lebih tajam dari biasanya, bisa jadi Anda sedang “mencium” gejala kehamilan. Hal ini mungkin disebabkan karena perubahan hormonal pada tubuh Anda.
5. Sering Kencing
Perubahan hormon bertanggung jawab penuh atas peningkatan aliran darah, dan juga frekuensi kencing Anda.
6. Perut kembung
Jika belakangan Anda sering merasa perut kembung (bloated), bisa jadi perubahan hormon akibat kehamilan adalah penyebabnya.
7. Tidak haid
Walaupun tidak selalu berarti suatu kehamilan, tapi tidak munculnya haid bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda hamil. Sangat disarankan bagi perempuan untuk rajin mencatat tanggal siklus haidnya.
8. Kenaikan suhu tubuh
Jika Anda teliti, suhu basal Anda (suhu ketika baru bangun tidur di pagi hari) akan meningkat hingga 1 derajat semenjak terjadinya konsepsi, dan ini bisa berlangsung terus jika Anda memang hamil.
9. Spotting
Jika Anda sedang mengharapkan kehamilan, dan kalender sudah menunjukkan Anda terlambat haid, jangan keburu panik ketika mendapati bercak darah (spotting). Itu bisa saja akibat penempelan embrio pada dinding rahim. Hal yang normal yang perlu Anda lakukan adalah istirahat, dan mungkin berkonsultasi dengan dokter Anda.
10. Kram ringan
Kram ringan juga dapat dijumpai pada beberapa perempuan hamil dan diduga berkaitan dengan proses implantasi yang sedang terjadi.
Beberapa hal yang telah diuraikan tersebut hanyalah gejala atau tanda kehamilan yang umumnya terjadi. Untuk memastikannya sebaiknya Anda melakukan tes kehamilan, karena keakuratan tes kehamilan terutama dengan test pack bisa mencapai 99 persen jika dilakukan kira-kira 7-12 hari setelah berhubungan intim pada masa subur.
Dan hasil ini dipengaruhi oleh kadar HCG dalam urine. lebih akurat lagi bila Anda memeriksa kadar hcg dalam darah pada dokter kandungan atau laboratorium. Namun tanda pasti kehamilan hanya dapat dipastikan jika sudah terlihat kantung kehamilan dan janin.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com/
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026