Suara.com - Sebuah penelitian baru mengatakan, konsumsi alkohol dapat berakibat fatal bagi orang-orang dengan penghasilan rendah atau orang-orang yang dilanda kemiskinan. Kondisi ini dapat membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit atau kematian.
Penelitian yang dipublikasikan jurnal The Lancer Public Health di University of Glasgow, Inggris, menemukan bahwa ternyata ada kaitan antara status sosial ekonomi dan bahaya yang disebabkan oleh minum alkohol secara berlebihan.
Para peneliti juga menemukan, meskipun peningkatan konsumsi dikaitkan dengan bahaya ada pada semua kelompok sosial, namun tingkat bahaya lebih besar pada golongan ekonomi rendah.
Dikatakan, peminum berat dapat meningkatkan risiko hingga tujuh kali lipat dan seorang peminum berat di daerah tertinggal dapat mengalami peningkatan risiko hingga sebelas kali lipat.
"Studi kami menemukan bahwa masyarakat miskin berisiko lebih besar terhadap bahaya dampak alkohol pada kesehatan, tapi ini bukan karena minum lebih banyak atau lebih sering minum-minuman keras," papar peneliti dari University of Glasgow, Vittal Katikireddi.
"Kemiskinan dapat mengurangi ketahanan terhadap penyakit yang disebabkan oleh bahaya alkohol," tambahnya. [Zeenews]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh