Suara.com - Untuk pertama kali, peneliti menemukan teknologi baru yang membantu penyandang tuna netra sekaligus tuna rungu menonton televisi secara langsung. Dengan teknologi ini, mereka bisa menonton tayangan yang disaksikan melalui transmisi huruf Braille di gadget yang telah disesuaikan.
Mereka yang mengalami kebutaan sekaligus gangguan pendengaran selama ini membutuhkan orang lain untuk mengakses informasi, termasuk saat menonton televisi. Kini, mereka tak lagi membutuhkan bantuan orang lain ketika akan menonton televisi.
Peneliti dari Charles III University of Madrid García Crespo yang bertanggung jawab untuk temuan mengatakan, dengan teknologi SUB Pervasiv, dia mengompilasi semua percakapan di tayangan televisi, lalu mengirimkannya ke server pusat dan meneruskan hasilnya ke smartphone atau tablet.
Kemudian, hasil tersebut akan ditransmisikan ke huruf Braille berkat aplikasi GoAll. Crespo pun menyebut temuan ini didasari keinginannya bisa berkontribusi memberi kesempatan sama bagi semua orang.
Dia dan tim kini menyediakan layanan secara cuma-cuma kepada siapa saja yang membutuhkannya. Pihak yang berminat hanya perlu men-download aplikasi GoAll, yang tersedia di OS dan Android.
Kebutaan sekaligus gangguan pendengaran menghalangi akses mereka terhadap informasi. Ini memengaruhi kemampuan mereka untuk hidup mandiri. Demikian seperti dilansir dari Zeenews.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?