Suara.com - Rahasia umur panjang menjadi topik menarik yang banyak dicari orang. Selain menjalani pola hidup sehat, umur panjang ternyata juga dipengaruhi oleh faktor genetik.
Dalam sebuah studi terkini, peneliti dari Boston University menemukan keterlibatan genetik yang berperan membuat usia seseorang lebih panjang dibandingkan yang lain.
Pada orang dengan gen tertentu, peneliti mengatakan risiko penyakit kardiovaskular, hipertensi hingga alzheimer sangat kecil sehingga usia harapan hidupnya lebih tinggi.
"Kami menemukan bahwa faktor genetik berperan dalam membuat usia seseorang bisa mencapai 100 tahun. Hal ini memberikan peluang bagi kami melakukan modifikasi genetik agar banyak orang bisa berusia lebih panjang," ujar peneliti Cornell dilansir Medical Daily.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti Boston University menganalisis 2070 orang dengan usia harapan hidup yang tinggi. Mereka dengan varian gen tertentu cenderung memiliki usia hidup yang lama meski presentasenya tidak terlalu besar.
"Temuan ini membuka mata kami bahwa varian gen turut berperan dalam kelangsungan hidup mereka yang berumur panjang. Meski demikian gen bukan satu-satunya alasan untuk hidup lebih lama," tambah dia.
Di Amerika Serikat populasi orang berusia 100 tahun ke atas hanya 0.02 persen dari total penduduk. Mayoritas para cenetarian ini berjenis kelamin perempuan, janda dan hidup dalam kemiskinan.
"Suatu saat nanti kami bisa memodifikasi gen sehingga dapat mencegah kita dari penuaan," jelas Cornell.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini