Suara.com - Kita pasti mengenal seseorang yang memiliki fobia, seperti takut akan gelap atau takut pada ketinggian. Tapi, ada satu fobia yang tidak terlalu umum namun diam-diam dialami banyak orang.
Adalah trypophobia, yang secara resmi didefinisikan sebagai ketakutan pada lubang. Mungkin pada awalnya lucu, namun penderita sering tersentak saat melihat benda-benda seperti gelembung, busa atau benda lain dengan lubang yang banyak.
Saat melihat benjolan atau berlubang-lubang, beberapa orang mengatakan mereka tiba-tiba merasa merinding dan bergidik. Penderita trypophobia juga mengataka bahwa mereka merasakan sesuatu merayap di kulit dan pada tahap ekstrem, mereka akan merasakan serangan panik, berkeringat, mual dan gatal-gatal.
Meski begitu, beberapa ilmuwan dan psikolog mempertanyakan apakah ketakutan tersebut memenuhi kriteria menjadi fobia.
Seorang konselor dan hipnoterapis yang berbasis di Cardiff, Simon English, telah merawat orang-orang dengan fobia, termasuk trypophobia selama lebih dari 10 tahun.
"Saya berbicara dengan satu klien yang menderita trypophobia. Dia menyebutkan ketakutan akan lubang, hal-hal seperti sarang lebah dan bunga tertentu. Bagi banyak orang dengan fobia, rasanya seperti tidak bisa memegang kendali dan terkadang bisa menimbulkan pemikiran bencana," papar Simon seperti yang suara.com kutip dari MirrorOnline.
Cukup sering hal-hal yang mempengaruhi pikiran juga dapat mempengaruhi tubuh. Itulah sebabnya, lanjut Simon, beberapa orang merasakan seperti ada yang merayap pada kulitnya atau telapak tangan berkeringat.
Jadi, saran apa yang dia berikan kepada penderita trypophobia? Segera cari akar masalah, apa yang menyebabkan rasa takut tersebut, lalu bisa dengan seseorang.
Jika merasa fobia yang diderita sudah cukup menganggu, cari seorang konselor, lalu cobalah berpikirkan positif dan ubah rasa takut menjadi sesuatu yang positif, bukan sesuatu yang negatif.
Baca Juga: Demam saat Hamil, Waspadai Anak Lahir dengan Gangguan Autisme
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia