Suara.com - Pernahkah telinga Anda secara tak sengaja kemasukan serangga? Jika ya, maka jangan panik. Ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengeluarkannya.
Jangan pula asal dalam mengeluarkannya karena dikhawatirkan serangga justru terjebak di bagian telinga yang lebih dalam dan menimbulkan infeksi. Berikut beberapa pertolongan pertama yang dapat Anda praktikkan ketika telinga kemasukan serangga dilansir Boldsky.
1. Gunakan Minyak Zaitun
Saat serangga terjebak di telinga, gunakan minyak zaitun atau teteskan 'baby oil' di telinga Anda. Saat tetesan minyak masuk, serangga akan lengket bersama minyak dan lebih mudah untuk dikeluarkan. Namun cara ini sebaiknya tak dilakukan bagi Anda yang menderita sakit telinga atau mengalami perdarahan di dalam telinga.
2. Gunakan Alkohol
Cairan lain yang bisa membantu Ands mengeluarkan serangga dari dalam telinga adalah alkohol. Caranya, celupkan sepotong kapas berukuran kecil ke dalam alkohol. Kemudian letakkan kapas yang telah dibasahi alkohol di permukaan luar telinga yang memungkinkan tetesan alkohol masuk ke dalamnya.
Cara ini akan mengundang serangga keluar. Cairan alkohol juga dapat membantu membersihkan telinga Anda.
3. Hindari Cotton Bud
Jangan sekali-kali menggunakan cotton bud untuk menarik serangga keluar. Benda ini justru akan membuat serangga masuk ke dalam telinga dan merusak bagian telinga Anda.
4. Hindari Memasukkan Jari
Jangan sekali-kali mencoba mengeluarkan serangga dari telinga menggunakan jari. Hal ini bisa memicu rasa sakit. Juga, serangga itu mungkin dapat menyengat balik ketika Anda berusaha menggapainya dengan jari tangan.
5. Konsultasikan dengan Dokter
Jika Anda tidak dapat mengeluarkan serangga dari dalam telinga melalui cara-cara sederhana diatas, segera ke dokter. Pasalnya kekeliruan saat mengeluarkan serangga dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia