Suara.com - Sekilas tak ada yang aneh dari garpu ini. Fungsinya pun sama, layaknya garpu pada umumnya yang membantu mengambil makanan dan memasukkannya ke mulut.
Namun, jika Anda makan terlalu cepat, garpu ini akan menghasilkan getaran sebagai tanda bahwa Anda perlu lebih menikmati tekstur dan rasa makanan yang dikunyah. Ya, garpu ini merupakan salah satu fasilitas yang diberikan klinik penurunan berat badan lightHouse pada klien yang ingin menjalani program diet sehat.
Diberi nama 'Garpu Diet', garpu ini memungkinkan seseorang untuk makan dengan jeda 10 detik antar suapan. Menurut Esty Merizka selaku Head of Sales Marketing lightHouse, garpu diet dapat mengontrol pola makan seseorang agar tidak berlebihan, sehingga program diet sukses dilakukan.
"Ini solusi buat yang lapar mata yang susah kenyang, nah si garpu diet ini bisa membantu mengontrol itu. Jadi, kalori yang masuk tidak berlebihan sehingga diet bisa lebih bermakna hasilnya," ujar dia pada temu media di Jakarta, Kamis (21/7/2017).
Dalam kesempatan yang sama psikolog dari lightHouse, Naomi menambahkan, garpu diet ini juga menekankan agar pelaku diet dapat menjalani 'mindful eating' alias menyadari apa yang dikonsumsinya.
"Kebanyakan orang makan nggak menikmati. Harusnya perlahan, nikmati rasanya, teksturnya, cium baunya. Kunyah 32 kali supaya lambung nggak bekerja terlalu keras sehingga nggak cepat lapar," tambah dia.
Sehingga, kata dia, kesuksesan program diet dalam mencapai bobot tubuh ideal tak hanya soal jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsi, namun juga proses makan yang tak boleh buru-buru.
"Garpu ini mengontrol kita untuk makan tidak kecepatan sehingga kalori yang masuk tidak berlebihan," pungkasnya.
Baca Juga: Empat Diet Sehat Ini Bisa Merusak Gigi?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat