Suara.com - Berprofesi sebagai dokter memang mendatangkan banyak pengalaman seperti menemukan kasus langka yang benar-benar membuat siapapun tercengang.
Ada benda-benda aneh yang ternyata terjebak dalam organ tubuh manusia dan tentunya membuat para dokter geleng-geleng kepala. Lantas, hal mencengangkan seperti apa yang pernah dialami dokter saat operasi pasiennnya? Berikut ulasannya dilansir Boldsky.
1. Menemukan 27 Lensa Kontak di Mata Pasien
Seorang perempuan berusia 67 tahun ternyata menyimpan 27 lensa kontak di matanya. Hal ini diketahuinya saat perempuan paruh baya tersebut mengunjungi rumah sakit mata di West Midlands untuk menjalani operasi katarak.
Sesaat sebelum operasi katarak ternyata dokter menemukan ada 27 lensa kontak bersarang di mata perempuan paruh baya tersebut. Kondisi inilah yang membuat pandangannya kabur dan tak nyaman saat melihat.
2. Menemukan 40 Pisau Lipat dalam Perut Pasien
Ahli bedah di India telah berhasil mengangkat sekitar 40 pisau logam dari seorang pasien yang mengaku menelan bulat-bulat pisau tersebut. Lelaki berusia 42 tahun yang tidak disebutkan namanya ini memiliki 'dorongan tak terkendali' untuk makan pisau dan mengunjungi dokter, karena sebelumnya mengeluh sakit perut. Para dokter menemukan pisau lipat yang telah berkarat dan patah di perut lelaki tersebut.
3. Menemukan 200 Batu dalam Kantong Empedu
Dokter menghabiskan waktu hingga enam jam untuk mengeluarkan lebih dari 200 batu dari kantong empedu seorang perempuan. Sebelumnya perempuan tersebut mengeluh mengalami sakit perut selama lebih dari 10 tahun yang tak kunjung mereda. Dokter telah merekomendasikan perempuan tersebut untuk menjalani operasi, namun selalu tertunda karena takut dioperasi. Dan kini dokter menemukan ratusan batu empedu dari dalam perutnya.
4. Jamur sepanjang 7 cm dalam Perut
Tak ada yang menyangka tanaman bisa tumbuh dalam perut manusia. Tapi hal ini benar-benar nyata. Dokter menemukan jamur tumbuh dalam perut pasien perempuannya dan memiliki panjang sekitar 7 cm saat dikeluarkan. Hiii..
5. Ikan
Dokter menemukan ikan hidup dalam perut seorang lelaki yang tak disebutkan identitasnya. Rupanya ia menaruh dua ekor ikan laut didekat anusnya dan ternyata ikan tersebut masuk ke perut lelaki tersebut melalui anus. Hal ini membuatnya demam mengalami penurunan tekanan darah dan nyeri perut yang tak tertahankan hingga dirujuk ke rumah sakit. Hmm ada-ada saja, ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan