Suara.com - Kue ulang tahun biasanya akan dipotong setelah lilin yang ada di atasnya ditiup. Hal itu merupakan sebuah kebiasaan umum di seluruh dunia.
Tapi haruskah kita melakukan itu?
Sebuah penelitian menimbulkan sebuah pertanyaan tentang perlukah kita memakan kue yang sama dengan yang kita tiup lilinnya.
Dikatakan bahwa, kita mungkin saja akan menyemburkan bakteri hingga hinggap di lapisan atas kue usai lilin ditiup.
Sebuah tim peneliti di Clemson University di South Carolina menemukan bahwa air liur yang menyebar saat meniup kue ulang tahun meningkatkan bakteri hampir 1.400 persen.
Menurut the Deccan Chronicle, Dr Paul Dawson, yang melakukan penelitian dengan kelompok mahasiswa sarjana tersebut sampai pada kesimpulan mengejutkan yang membuat mereka berpikir tentang keamanan makanan.
Dawson mengatakan kepada Daily Mail Online bahwa dia benar-benar mendapat ide penelitian tersebut saat bercakap-cakap dengan putrinya.
Selama percobaan, diamati bahwa ada pertumbuhan bakteri yang sangat besar pada kue frosting setelah satu tiupan. Dan dengan lebih banyaknya orang-orang yang meniup lilin maka akan menyebarkan lebih banyak bakteri lagi.
Namun, Dawson berpendapat bahwa ini sama sekali tidak melarang praktik meniup lilin di atas kue.
Baca Juga: Ulang Tahun Berubah Jadi Bencana, Bos Pokmon Go Minta Maaf
Ilmuwan percaya bahwa jika hal itu merupakan masalah serius, maka akan menimbulkan keributan besar dengan mempertimbangkan seberapa umum praktik meniup kue pada hari ulang tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!