Suara.com - Memberi kebebasan pada anak membuat pilihan bekal makan sehat merupakan hal penting, terutama saat mereka tengah dalam masa pertumbuhan. Namun, seorang ibu malah menuai protes karena membawakan bekal putrinya yang tengah duduk di bangku SMA.
Awal tahun ini, seorang ibu membawakan bekal putrinya sepotong kue cokelat ke sekolah. Ibu lain yang mengetahui hal itu mengatakan bahwa remaja itu "terlalu banyak membawa makanan" di kotak makan siangnya. Padahal, bekal itu merupakan makanan kegemaran sang buah hati.
Sang ibu pun membagikan pengalamannya membawakan bekal namun diprotes di Mumsnet. Dia ingin berbagi dengan ibu lain setelah bekal makan sang putri malah "disaring" ibu-ibu yang lain.
"Saya tahu banyak siswa sekolah menengah makan permen dan cokelat, dan lain-lain dalam perjalanan ke sekolah, tapi pastinya pada usia itu pilihan mereka," tulis sang ibu.
Sekolah tersebut memberi tahu putrinya yang seorang vegan, bahwa dia membekalinya terlalu banyak makanan untuk makan siang.
Saat dibuka apa isi bekal makanan yang "terlalu banyak" itu, rupanya berisi sandwich selai kacang dan jelly dalam roti gandum, pisang kecil, stroberi, beberapa anggur, dan kelapa serta kismis kering.
Makanan tersebut sebenarnya cukup seimbang bagi seorang gadis SMA.
Karena itu, sang ibu pun mengatakan, dia akan mengirim "catatan keras" ke sekolah tentang staf yang mengkritik pilihan makanan putrinya.
"Anak perempuan saya tidak mengalami kelebihan berat badan, bahkan jika memang demikian, pastilah bukan kepada guru yang mengatakan kepadanya bahwa dia terlalu banyak makan siang di depan kelas," imbuhnya menulis dalam Mumsnet. (Delish)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!