Suara.com - Jika Anda menemukan ketombe di bagian kulit kepala, coba perhatikan lebih lanjut. Apakah saat dikelupas menimbulkan bercak darah? Jika ya, maka waspadai penyakif autoimun yang disebut psoriasis.
Penyakit ini ditandai dengan kulit merah bersisik disertai rasa gatal ringan di beberapa bagian tubuh, seperti kulit kepala, lutut, ketiak, leher, telapak tangan dan telapak kaki.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, Danang Tri Wahyudi, mengatakan pada dasarnya psoriasis merupakan proses penyembuhan luka yang hiperaktif.
Sel-sel kulit sehat, kata dia, umumnya diganti setiap 28 hari. Namun, pada pasien psoriasis, siklus ini terjadi lebih cepat, yakni setiap empat hari sehingga kulit mati berlebih terakumulasi pada permukaan dan memicu sisik berwarna kemerahan.
"Psoriasis terjadi karena ada gen yang terikat, walau tidak selalu diturunkan. Bisa saja di atasnya tidak ada orangtua atau keluarga yang menderita psoriasis, tapi timbul sendiri. Merokok dan beberapa jenis obat-obatan serta infeksi juga dapat memicu psoriasis," ungkap dia pada temu media di Jakarta, Rabu (16/8/2017).
Lebih lanjut, dia memaparkan, kasus psoriasis yang terbanyak terjadi pada orang berusia 40 tahun. Namun, pada beberapa kasus psoriasis juga bisa diidap pada anak atau bayi baru lahir.
Selain gejala fisik yang kerap mengganggu, psoriasis, sambung dia, juga memengaruhi kondisi psikologis pasien. Tak sedikit pasien psoriasis yang dijauhi karena dianggap penyakit menular. Penampakannya yang mengerikan juga membuat pasien psoriasis mendapat stigma negatif dari lingkungannya.
"Selain itu kalau kulit menebal, pergerakan agak terganggu, kadang perih karena pecah kulitnya," tandasnya.
Psoriasis juga dianggap sebagai penyakit mahal. Pasalnya, dr Danang menyebut obat yang dipakai membutuhkan biaya cukup besar, dan meningkat seiring dengan tingkat keparahan penyakit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh