Suara.com - Jean Skinner, pakar kecantikan dari Uckfield, East Sussex memperingatkan perempuan yang memiliki tanda hitam di kuku untuk mewaspadai risiko kanker. Hal ini bermula dari kliennya yang memintanya untuk melakukan perawatan agar tanda hitam di kukunya tertutupi.
Namun Skinner mendesaknya untuk mengunjungi dokter, pasalnya Jean meyakini bahwa tanda hitam itu merujuk pada kondisi kanker melanoma. Dalam laman Facebooknya, Skinner menggambarkan kondisi kuku kliennya yang memiliki garis hitam yang memanjang dari atas ke bagian bawah kuku.
"Banyak orang mengira bahwa tanda ini merujuk pada kondisi kekurangan kalsium. Padahal ini tanda melanoma," tulis Skinner dalam Facebooknya.
Klien Skinner pun menghubunginya kembali sepulang dari dokter. Ia mengatakan bahwa ia benar mengidap melanoma yang sangat agresif dan telah menyebar ke kelenjar getah beningnya.
Sejak itu Skinner mendesak orang lain di sekitarnya untuk lebih memperhatikan kelainan di kulu mereka. Meski perubahan aneh pada kuku kemungkinan besar tidak perlu dikhawatirkan.
Apalagi garis-garis gelap yang melintang di kuku cukup umum terjadi pada orang kulit hitam berusia di atas 20 tahun, dan dalam kebanyakan kasus itu normal sekali.
Namun, Skinner memberi saran bahwa garis-garis gelap pada kuku tidak boleh diabaikan karena sebenarnya mereka bisa menjadi tanda melanoma. Jenis kanker ini memilili porsi empat persen dari total kanker yang ada di Inggris.
Gejala bisa terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk di bawah kuku jari tangan atau jari kaki bahkan di kulit kepala. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?