Suara.com - Pepaya merupakan salah satu buah yang digemari banyak orang. Pada orang yang memiliki masalah sembelit, buah ini juga dikenal sebagai senjata ampuh untuk memperlancar sistem pencernaan.
Tak hanya buahnya, daun pepaya juga diyakini memiliki khasiat dalam melawan virus demam berdarah dengue. Namun siapa sangka di balik rasanya yang manis dan menyegarkan ini, pepaya ternyata tak cocok dikonsumsi semua orang.
Pada ibu hamil misalnya, pepaya dapat menyebabkan keguguran jika dikonsumsi terlalu sering.Lantas risiko kesehatan apa lagi yang bisa muncul bila berlebihan makan pepaya? Simak ulasannya dilansir dari laman Times of India.
1. Risiko keguguran
Konsumsi pepaya mentah diyakini dapat menyebabkan kontraksi rahim. Mungkin hal ini tidak begitu berlaku saat kita mengonsumsi pepaya matang, namun para ahli menyarankan agar ibu hamil tidak mengonsumsi pepaya.
2. Memicu radang tenggorokan
Ada alasan lain yang meyakinkan Anda untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi pepaya. Salah satunya adalah risiko radang tenggorok. Ya, hindari mengonsumsi pepaya dalam jumlah berlebihan karena kandungan gulanya dapat mengundang bakteri untuk menyebabkan radang di tenggorokan Anda.
3. Bayi lahir cacat
Ya, daun pepaya diyakini mengandung papain yang bersifat racun bagi perkembangan janin. Itu sebabnya Anda sebaiknya menghindari konsumsi daun pepaya selama kehamilan, karena memiliki kemungkinan menyebabkan bayi lahir cacat.
4. Memicu alergi
Getah pada pohon pepaya dapat menyebabkan reaksi alergi bagi sebagian orang. Itu sebabnya Anda harus menghindari konsumsi pepaya mentah agar tidak mengalami alergi.
5. Mempengaruhi kesuburan
Ekstrak biji pepaya diyakini dapat menurunkan tingkat kesuburan lelaki. Biji pepaya disebut-sebut dapat menurunkan jumlah sperma dan memperlambat kecepatannya dalam membuahi sel telur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat