Kini, para periset telah mengidentifikasi mekanisme yang menyebabkan keropos pada tulang orang yang lebih tua. Hal ini sebagai bentuk kemajuan yang diharapkan dapat membantu mengembangkan terapi untuk mengobati kondisi keropos tulang terkait usia.
Seringkali kondisi osteoporosis disertai dengan peningkatan sel lemak pada sumsum tulang. Studi yang dipimpin oleh Yi-Ping Li, Profesor di University of Alabama di Birmingham, menemukan protein yang disebut Cbf-beta yang dapat memainkan peran penting dalam mempertahankan sel penghasil tulang.
Selanjutnya, pemeriksaan tikus usia lanjut menunjukkan tingkat Cbf-beta yang dramatis dalam sel sumsum tulang dibandingkan dengan tikus yang lebih muda. Temuan menunjukkan ketika mekanisme ini tidak berfungsi, sel progenitor berhenti menciptakan sel penghasil tulang dan malah menciptakan sel-sel lemak.
Dengan demikian, mempertahankan Cbf-beta ini mungkin penting untuk mencegah osteoporosis terkait usia lanjut pada manusia karena peningkatan pembentukan sel lemak, kata Li.
Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Prosiding National Academy of Sciences. Diharapkan, pengetahuan tentang mekanisme ini dapat memberikan target dalam pencarian terapi tulang baru untuk mengobati osteoporosis pada manusia dengan efek samping minimal, kata para peneliti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius