Suara.com - Mengonsumsi pisang setiap hari bisa membantu mencegah serangan jantung dan stroke. Ya, kandungan potasiun yang tinggi pada pisang dapat mencegah penyumbatan di pembuluh darah arteri.
Peneliti di University of Alabama menemukan, efek ini setelah menganalisis tikus yang berisiko mengidap penyakit jantung. Pada percobaan pertama, tikus diberi makanan dengan kadar kalium rendah. Hasilnya, arteri tikus justru mengalami penyumbatan.
Percobaan kedua, tikus diberi makanan tinggi potasium yakni pisang. Hasilnya, pengerasan arteri menurun drastis sehingga mengurangi penyumbatan pada pembuluh darahnya.
Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa konsumsi makanan tinggi potasium dapat membantu mencegah serangan jantung dan stroke. Namun, mereka juga menemukan efek sampingnya jika dikonsumsi berlebihan, yakni dapat menyebabkan sakit perut, mual dan diare.
Dr Mike Knapton dari British Heart Foundation mengatakan bahwa temuan ini bisa menjadi peluang untuk mengembangkan pengobatan dalam mengatasi penyakit jantung dan stroke.
Ia pun menganjurkan agar masyarakat yang berisiko mengalami serangan jantung untuk mengonsumsi 3500 mg potasium setiap hari, dimana seperempatnya bisa dipenuhi dengan memakan dua buah pisang. Selain pisang, potasium juga dapat ditemukan pada kentang, brokoli, kecambah, ikan hingga unggas. [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia