Suara.com - Bagi setiap pasangan yang telah menikah, memiliki anak menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu dan membahagiakan. Kebahagiaan ini pula yang dirasakan Mark dan Lauren Warneford.
Bukan tanpa sebab, pasangan suami-istri asal Swindon, Inggris ini telah menunggu kehadiran buah hati mereka selama lebih dari 16 tahun.
Lebih memilukannya lagi, Mark dan Lauren harus melewati pahit getirnya penantian kelahiran sang buah hati tercinta setelah mengalami keguguran hingga 18 kali.
Tidak hanya itu, mereka bahkan telah menghabiskan biaya sekitar 80 ribu poundsterling (sekitar Rp1,4 miliar) untuk menjalani program bayi tabung berulang kali.
Dokter sempat mendiagnosis Lauren memiliki sel pembunuh yang menghancurkan embrionya. Kondisi inilah yang membuatnya selalu gagal dalam memperoleh momongan.
"Hingga akhirnya saya memutuskan untuk berhenti mencoba di tahun 2010," ujar Lauren, dilansir dari laman Independent, Jumat (20/10/2017).
Lauren menjelaskan, dirinya tak bisa berhenti menangis setiap kali mengalami keguguran. Beruntung dia memiliki suami yang terus mendukungnya.
Mark pun meminta Lauren untuk mencoba program bayi tabung untuk terakhir kali pada tahun 2015 lalu.
Hasilnya, mereka berdua kaget bukan kepalang setelah hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisi janin yang dikandungnya sehat dan terus bertumbuh seiring dengan usia kehamilan.
Baca Juga: Indonesia Sisakan Empat Wakil di Perempat Final Denmark Open
Akhirnya penantian panjang Mark dan Lauren berakhir setelah anak pertama mereka terlahir ke dunia pada Juni 2016 silam lewat persalinan caesar.
Meski banyak orang menduga mereka nenek dan kakek dari bayi lucu itu, Lauren dan Mark tidak ambil pusing.
Mereka mengaku sangat senang akhirnya bisa memiliki anak sendiri berjenis kelamin lelaki yang diberi nama William.
"Kami keluarga yang sempurna sekarang dan akhirnya saya merasa lengkap," ujar Lauren menutup pembicaraan.
Berita Terkait
-
Citra Kirana Menangis, Program Bayi Tabung Belum Berhasil
-
Duet Oki Rengga dan Lolox! Film Tiba-tiba Setan Sajikan Horor Ringan yang Penuh Twist Lucu
-
Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!
-
Kalahkan Pasific Caesar Surabaya, Pelatih Kesatria Bengawan Solo Puji Performa Pemain
-
Lagu Sempurnanya Aku: Cara Absurd Mengagumi Diri Sendiri ala NPD
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?