Suara.com - Jika Anda belum kena flu, maka harus menjaga kondisi tubuh. Pasalnya, para ilmuwan memprediksi musim flu tahun ini akan terasa sangat berat.
Menurut Chicago Tribune, peneliti University of Chicago telah mengembangkan cara baru untuk memprediksi musim flu lebih awal "secara signifikan" daripada di masa lalu.
Yakni, dengan menggabungkan informasi tentang bagaimana virus flu menyebar dan berapa banyak virus telah berkembang dibandingkan tahun-tahun yang lalu. Dan tahun ini, menurut analisis mereka, musim flu lebih buruk daripada rata-rata tahun sebelumnya.
"Analisis kami untuk tahun ini menunjukkan bahwa virus tersebut sudah berubah secara signifikan. Kami memprediksi wabah yang di atas rata-rata tapi moderat, tidak parah, karena tahun lalu adalah musim yang buruk," kata peneliti, Mercedes Pascual, dalam sebuah pernyataan.
USA Today melaporkan, para ilmuwan sering melihat ke Australia sebagai prediktor musim flu di belahan bumi utara. Dan Australia mengalami musim flu yang sangat berat. Namun, para ilmuwan mengatakan virus flu yang menyebar di sana termasuk dalam vaksin flu tahun ini. Namun, jika Anda telah mendapat vaksin, Anda harusnya dalam kondisi aman.
Musim flu sudah dimulai di tempat-tempat seperti Oklahoma. Tetapi beberapa ilmuwan sangat khawatir dengan Texas, Florida, dan Karibia, yang terkena dampak angin topan tahun ini, dan California, yang telah terkena dampak kebakaran. Pasalnya, orang-orang yang mengungsi mungkin tidak mengikuti rutinitas medis normal mereka, termasuk vaksin flu.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menganjurkan setiap orang selama enam bulan sekali dan mereka yang berusia lebih tua mendapatkan vaksin flu setiap tahun, pada akhir Oktober lebih baik untuk dilakukan.
Melakukan vaksin flu tidak hanya melindungi diri dari sakit, tapi juga melindungi orang-orang di sekitar Anda, termasuk orang-orang yang rentan seperti orangtua, anak-anak, ibu hamil, dan orang-orang dengan masalah sistem kekebalan tubuh. (Delish)
Baca Juga: Obat Flu Apa yang Aman untuk Ibu Hamil?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional