Suara.com - Salah satu mitos kesehatan yang paling santer terdengar dari generasi ke generasi adalah bahwa Anda bisa bisulan kalau terlalu banyak makan telur. Padahal telur merupakan salah satu makanan sehat yang bisa mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh.
Satu butir telur mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B2, fosfor, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan seng. Lantas, apa benar telur penyebab bisul? Simak penjelasan dan fakta lengkapnya yang disampaikan Hello Sehat.
Apa Penyebab Bisul?
Bisul adalah infeksi kulit yang menyerang folikel rambut atau kelenjar minyak di bawah kulit. Pada awalnya, bisul hanya tampak seperti ruam kemerahan yang terasa sakit saat disentuh.
Lama kelamaan akan kemerahan ini akan berkembang membentuk benjolan keras, terisi penuh oleh nanah yang bisa melunak saat disentuh. Benjolan kadang bisa menjadi sebesar bola ping-pong.
Bisul sering muncul di badan atau punggung, leher, ketiak, bokong, atau selangkangan. Tapi bisulan dapat Anda alami di bagian tubuh mana saja, terutama di daerah kulit berambut yang rentan berkeringat atau mengalami gesekan.
Penyebab bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus yang hidup di kulit, di dalam hidung, dan tenggorokan. Kulit merupakan bagian penting dari pertahanan kekebalan tubuh manusia terhadap benda asing dan kuman penyebab penyakit.
Oleh karena itu, kulit yang rusak, karena tergores atau tertusuk, dapat menjadi gerbang bagi bakteri masuk ke dalam tubuh dan menginfeksi kulit di sekitarnya.
Beberapa bisul juga dapat disebabkan oleh infeksi dari rambut yang tumbuh ke dalam. Kulit yang terinfeksi mengacaukan kerja sistem imun tubuh sehingga lokasi luka jadi bernanah.
Siapa Saja yang Rentan Bisulan?
Semua orang bisa bisulan. Tapi biasanya orang-orang dengan penyakit tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat tertentu yang melemahkan sistem kekebalan tubuh akan lebih mudah bisulan. Penyakit yang melemahkan sistem kekebalan tubuh termasuk diabetes atau gagal ginjal.
Jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah misalnya karena usia tua atau HIV, Anda juga rentan bisulan.
Baca Juga: Olahraga Berlebihan Ternyata Bisa Picu Gangguan Jantung
Lalu, mengapa makan telur bisa jadi penyebab bisul? Seperti yang telah dijelaskan penyebab bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus yang menginfeksi kulit. Jadi, sebenarnya anggapan yang mengatakan bahwa kebanyakan makan telur bisa bikin bisulan itu salah besar.
Namun demikian, beberapa makanan memang bisa memicu berkembangnya jerawat batu alias jerawat kistik yang memiliki ciri-ciri mirip dengan bisul. Makanan tersebut sebagai berikut:
1. Gula atau makanan manis lainnya
Makanan atau minum yang mengandung gula bisa membuat kulit jadi bermasalah. Pasalnya, makanan tinggi gula, tinggi pula kadar indeks glikemiknya yang bisa menaikkan kadar gula darah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa merangsang produksi minyak dan memicu jerawat kistik di kulit.
2. Makanan berlemak
Diwartakan dari Huffington Post, Dr. Mark Hyman menyatakan bahwa asupan lemak jenuh dan minyak nabati olahan, seperti minyak kedelai dan jagung, bisa meningkatkan produksi hormon pertumbuhan mirip insulin yang menyebabkan folikel kulit rentan terinfeksi bakteri dari luar.
Terlebih lagi, Dr. Hyman menyatakan, kalau minyak goreng yang dipakai dan sering dikonsumsi lewat restoran cepat saji, bisa memicu munculnya jerawat kistik ataupun masalah kulit yang serupa dengan bisul.
Namun bila Anda memilih lemak baik, seperti asam lemak omega-3 dan omega-6 yang banyak terdapat pada ikan laut, lemak ini justru dapat membantu mencegah terbentuknya jerawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?