Suara.com - Apakah Anda penggemar permen karet? Jika ya, dalam sehari berapa kali Anda mengunyah permen karet?
Para ahli menyatakan, mengunyah permen karet secara rutin tak hanya mampu menyingkirkan bau mulut tapi juga mendatangkan berbagai manfaat kesehatan.
Mau tahu lebih dalam lagi? Yuk, simak ulasan berikut yang membahas manfaat kesehatan dari mengunyah permen karet yang mungkin belum pernah Anda tahu!
1. Mempertajam daya ingat
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan tim psikolog di St. Lawrence University menemukan bahwa mengunyah permen karet tanpa gula secara teratur dapat meningkatkan aliran darah ke hippocampus di otak.
Aliran oksigen ke otak yang pada gilirannya membantu menjaga sel otak tetap aktif dan mampu mempertajam daya ingat.
2. Menurunkan stres
Penelitian lain menemukan bahwa mengunyah permen karet bisa menurunkan tingkat stres karena meningkatkan aliran oksigen ke otak dan menurunkan produksi hormon stres yang dikenal sebagai kortisol.
3. Meredakan Kecemasan
Bagi Anda yang mengalami gugup sebelum presentasi di depan atasan cobalah untuk mengunyah permen karet.
Cara ini dapat meningkatkan aliran oksigen ke otak sehingga dapat menenangkan saraf dan mengurangi kecemasan.
4. Menurunkan berat badan
Konsumsi permen karet setiap kali Anda mengalami lapar dapat membunuh rasa lapar dan mencegah Anda makan berlebihan.
Sehingga membantu Anda untuk menurunkan berat badan. Pastikan permen karet yang Anda pilih bebas gula dan rendah kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin