Suara.com - Salah satu perubahan yang terjadi saat Anda mengalami kehamilan awal adalah pertumbuhan kuku yang lebih cepat. Sayangnya, kuku yang tumbuh ini tidak sekuat dan sebagus kuku yang tumbuh sebelum Anda hamil.
Kuku baru yang cepat tumbuh ini mungkin disertai beberapa masalah, seperti kerapuhan, bengkok dan mudah patah. Bila kuku Anda terlihat kurang baik saat hamil, ada beberapa makanan yang bisa mengembalikan kondisi kuku menjadi lebih baik dan sehat.
Komponen kunci yang dapat membentuk struktur kuku adalah keratin dan protein. Tak hanya kuku, rambut juga butuh keratin. Jadi, makanan yang sama bisa bekerja untuk meningkatkan kesehatan kuku sekaligus membuat rambut lebih tebal dan berkilau.
Tanpa asam amino yang cukup, tubuh tidak dapat terus memproduksi keratin, jadi penting untuk memasukkan banyak protein dalam makanan Anda.
Nah, ingin tahu, makanan apa saja yang membuat kuku lebih sehat saat hamil? Berikut daftarnya, dilansir dari Genius Beauty.
1. Daging Merah
Daging merah seperti daging sapi atau domba sarat dengan protein yang bisa membantu Anda menghasilkan keratin sesuai kebutuhan. Anda juga akan mendapatkan dosis zat besi yang layak, yang tidak hanya penting untuk kesehatan secara keseluruhan, tetapi juga mempengaruhi perkembangan jari tangan dan kuku kaki. Kekurangan zat besi dikaitkan dengan koilonychia, suatu kondisi dimana kuku tumbuh membulat dan terbalik.
Sementara zat besi merupakan nutrisi penting. Ingatlah bahwa Anda sebaiknya hanya makan daging merah satu atau dua kali setiap minggu. Mengapa? Karena daging sapi, domba, dan protein sejenis lainnya juga mengandung lemak jenuh, yang dapat meningkatkan risiko pribadi Anda terkena penyakit jantung, kanker, diabetes tipe 2, dan banyak lagi.
Sumber zat besi lainnya yang dapat Anda tambahkan ke makanan Anda berasal dari makanan utuh termasuk kacang, sayuran hijau, tahu, dan biji-bijian yang diperkaya. Zat besi juga sangat penting untuk kehamilan yang sehat.
2. Makanan Laut
Ikan, krustasea, dan kerang adalah sumber protein yang sangat baik dan rendah lemak, serta memiliki nilai gizi tinggi. Daging ikan seperti salmon dan mackerel mengandung asam lemak biotin, protein, dan omega-3 yang meningkatkan perkembangan kulit yang sehat dan mengurangi peradangan yang mungkin mempengaruhi perkembangan kuku.
Tiram juga sangat baik untuk kuku yang rapuh, karena mengandung lebih banyak seng per porsinya, daripada makanan lainnya, menurut National Institutes of Health. Seng penting untuk memproduksi protein rambut dan kuku. Seng juga bisa membantu mengatasi kerontokan rambut prematur.
Jika Anda hamil, akan banyak dokter menyarankan Anda tidak mengonsumsi makanan laut. Namun, selama Anda tetap menjaga diet seimbang dan memiliki akses terhadap perawatan maternitas yang memadai, kuku Anda cenderung tumbuh lebih lama dan lebih kuat selama sembilan bulan kehamilan. Hal ini disebabkan adanya hormon ekstra yang Anda bawa.
3. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Kacang-kacangan, termasuk kacang brasil, kenari, dan kacang mete, sarat dengan protein dan lemak sehat yang dibutuhkan untuk menghasilkan keratin. Biji labu, kacang almond, dan biji bunga matahari juga mengandung kadar magnesium tinggi, yang membantu menjaga kekuatan kuku Anda.
Beberapa biji-bijian mengandung tambahan vitamin dan nutrisi yang bisa mendorong pertumbuhan kuku lebih sehat. Misalnya, biji bunga matahari mengandung Vitamin B6, seng, dan Vitamin E, yang kesemuanya berkontribusi pada tulang yang kuat dan kuku yang sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak