Suara.com - Menjelang akhir tahun 2017, ada beberapa insiden yang menyerang organ intim kaum hawa. Rata-rata ukuran lubang vagina yang hanya mencapai 9,6 sentimeter, nyatanya pernah ditemukan berbagai benda asing yang tak seharusnya ditempatkan pada organ intim tersebut.
Seperti dilansir dari laman Nypost, beberapa benda asing yang pernah ditemukan dalam vagina sepanjang 2017 antara lain sarang tawon, timun, glitter hingga balsam.
1. Sarang Tawon
Sarang tawon yang dimaksud memang bukan secara utuh namun dalam bentuk ekstrak. Diyakini sarang tawon memilki sifat anti inflamasi, mengurangi keputihan, dan mengeyahkan rasa gatal dan bau tak sedap di vagina.
Namun Christine Greves, spesialis obgyn di Rumah Sakit Winnie Palmer, Orlando, Florida, Amerika Serikat menyebut penggunaan sarang tawon meski dalam bentuk ekstrak dapat berbahaya bagi organ intim. Bahkan, penggunaan produk ini dapat memicu vagina kering yang meningkatkan risiko infeksi seperti HIV.
"Bukannya membersihkan, ekstrak sarang tawon ini justru dapat menyebabkan bau tak sedap karena vagina kering sehingga bakteri masuk ke dalamnya," ujar dia.
2. Timun
Timun diyakini dapat membantu membersihkan dan menjaga vagina dari bau yang tak sedap. Namun tentu saja bukan berarti Anda bisa meletakkan timun di dalam vagina layaknya masker wajah atau mata karena kondisi pH pada vagina berbeda dengan bagian tubuh lainnya.
3. Balsam
Tren nyeleneh lainnya yang dilakukan perempuan dunia adalah menggunakan balsam Vicks VapoRub di dalam vagina. Mereka meyakini bahwa balsam ini dapat membantu membersihkan vagina dari bakteri dan virus yang membahayakan organ intim. Padahal, balsam justru dapat menghasilkan panas yang berpeluang menyebabkan iritasi pada vagina.
4. Glitter
Sebagian kaum Hawa meletakkan glitter pada organ intim mereka karena meyakini bahwa hal ini dapat mempercantik tampilan vagina mereka saat bercinta. Namun faktanya, butiran halus glitter justru dapat membahayakan vagina dan berpotensi masuk ke bagian rahim sehingga mempengaruhi kesuburan Anda. Jadi pastikan Anda tidak mengikuti tren nyeleneh ini ya!
Tag
Berita Terkait
-
Mengidap Masalah Anatomi Langka, Wanita Ini Tak Bisa Berhubungan Seks Akibat Vagina Tersumbat
-
6 Ciri-ciri Miss V Wanita Berjamur, Mulai dari Gatal hingga Keputihan
-
Miss V 'Kentut' Saat Berhubungan Seks Normal Enggak Sih, Kapan Harus ke Dokter
-
Apa Itu Filler Vagina? Disebut Seksolog Bisa Atasi Masalah Kekeringan pada Miss V
-
4 Cara Bikin Vagina Kencang Supaya Seks Makin Nikmat: Latihan Squat Hingga Senam Kegel
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi
-
Bukan Cuma Blokir, Ini Kunci Orang Tua Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Sedih! Indonesia Krisis Perawat Onkologi, Cuma Ada Sekitar 60 Orang dari Ribuan Pasien Kanker
-
Lebih dari Sekadar Sembuh: Ini Rahasia Pemulihan Total Pasien Kanker Anak Setelah Terapi
-
Edukasi dan Inovasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Gigi dan Mulut Lintas Generasi
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang