3. Mual dan muntah
Mual dan muntah terjadi karena pengaruh dari hormon kehamilan yang meningkat saat hamil. Mual dan muntah dapat mulai dirasakan sekitar 4-6 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir, tapi tidak semua perempuan mengalami gejala ini.
4. Payudara cenderung lebih besar dan kadang nyeri
Pembesaran pada payudara dapat mulai dirasakan pada waktu yang sama dengan mual dan muntah yaitu sekitar 4-6 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir.
5. Sering kencing
Gejala sering kencing terjadi karena peningkatan volume darah pada ibu hamil, serta pembesaran rahim yang menekan kandung kencing atau buli.
Gejala sering kencing terjadi pada trimester pertama, membaik pada trimester kedua, dan kembali lagi pada trimester ketiga. Gejala ini bisa dimulai sekitar 9-16 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir.
6. Konstipasi atau sulit buang air besar
Konstipasi pada perempuan hamil terjadi, karena efek dari hormon progesteron yang meningkat, serta efek rahim yang membesar yang menekan usus besar. Gejala ini dapat mulai dirasakan pada rentang waktu yang besar sekitar 9-32 minggu, berbeda-beda pada setiap perempuan.
7. Nyeri kepala dan nyeri punggung
Nyeri punggung dapat dirasakan pada minggu-minggu awal kehamilan, sekitar 8-12 minggu setelah hari pertama menstruasi terakhir. Nyeri akan membaik pada trimester kedua, lalu bertambah parah pada trimester ketiga hingga menjelang persalinan.
8. Pusing
Pusing terjadi karena efek hormonal pada kehamilan yang menyebabkan penurunan sedikit pada tekanan darah. Pada trimester terakhir pusing juga dapat terjadi, karena penurunan jumlah darah yang kembali ke jantung lantaran tekanan rahim yang membesar pada pembuluh darah balik di kaki. Pusing biasanya terjadi pada trimester pertama dan trimester ketiga.
9. Perasaan sering berubah-ubah (gangguan mood)
Gangguan mood juga disebabkan efek hormonal dalam masa kehamilan. Dapat terjadi setiap saat dari trimester pertama hingga trimester ketiga, tapi tidak semua perempuan merasakan gejala ini.
10. Kelelahan
Kelelahan juga merupakan tanda yang tidak pasti pada kehamilan, karena ada perempuan yang mengalami, tapi ada juga yang tidak mengalami. Namun kelelahan biasanya dirasakan pada trimester pertama kehamilan.
Untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak, sebaiknya dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan alat pemeriksaan kehamilan atau test pack. Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal saat menggunakan test pack misalnya, test pack akan menunjukkan hasil positif bila kadar hormon kehamilan dalam kencing cukup tinggi.
Baca Juga: Mahasiswa Ditangkap karena Sebar Ancaman Bom di Transmart
Biasanya hormon kehamilan ini dapat terdeteksi pada kencing setelah 9-12 hari setelah pembuahan. Namun sebagian besar test pack dapat mendeteksi kehamilan sejak hari pertama terlambat haid.
Bila saat ini anda sudah mengalami terlambat menstruasi kira-kira 1 minggu, kemungkinan test pack sudah akan dapat mendeteksi bila anda mengalami kehamilan.
Hasil positif hampir selalu benar, sementara hasil negatif biasanya tidak terlalu akurat. Sehingga jika Anda memperoleh hasil negatif, cobalah untuk melakukan test pack ulang 3-7 hari kemudian.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan seputar tanda hamil, semoga membantu, terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Ayu Andrian Putri
Sumber: https://meetdoctor.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak