- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta warga menggunakan transportasi umum saat CFD pada Minggu, 16 Agustus 2026.
- Pemerintah memberikan layanan transportasi umum gratis kepada lima belas golongan masyarakat untuk menekan emisi kendaraan pribadi.
- Transjakarta secara bertahap dialihkan menggunakan kendaraan listrik hingga tahun 2029 demi mengurangi polusi udara jangka panjang.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta masyarakat lebih sering menggunakan transportasi umum sebagai salah satu upaya menekan polusi udara di Jakarta.
Pramono mengatakan kondisi El Nino dan cuaca kering diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September 2026. Karena itu, ia mengajak masyarakat ikut berkontribusi mengurangi emisi kendaraan dengan beralih menggunakan transportasi umum.
"El Nino ataupun kering akan panjang, diperkirakan akan sampai dengan akhir bulan September. Kita semua harus menjaga dan saya meminta kepada masyarakat sedapat mungkin menggunakan transportasi umum," kata Pramono saat ditemui di sela kegiatan Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Menurut Pramono, fasilitas transportasi umum di Jakarta saat ini sudah cukup memadai untuk mendukung masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi.
Ia juga menyinggung kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menggratiskan layanan transportasi umum bagi 15 golongan masyarakat. Mereka di antaranya peserta didik penerima KJP Plus/KJMU, penerima bansos Pemprov Jakarta, penghuni rusunawa, kader PKK/Dasawisma/Posyandu, ASN dan pensiunan DKI, PJLP/pegawai non-ASN DKI, penyandang disabilitas, lansia pemegang KTP DKI, serta veteran pemegang Kartu Pekerja Jakarta.
Selain itu, fasilitas transportasi umum gratis juga diberikan kepada tenaga pendidik PAUD, penjaga rumah ibadah, warga Kepulauan Seribu, pengurus Karang Taruna, serta anggota TNI/Polri.
Pramono berharap peningkatan penggunaan transportasi umum dapat membantu mengurangi tingkat polusi udara di Ibu Kota, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang masih berlangsung.
"Sehingga kami berharap itu akan juga mengurangi polusi yang ada," kata Pramono.
Selain mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan langkah untuk mengurangi emisi dari kendaraan transportasi umum.
Baca Juga: Warga Menteng Protes Rencana Pemasangan Portal Sepihak, Nama Puan Maharani Terseret
Ia menyebut armada Transjakarta secara bertahap akan dialihkan menggunakan kendaraan listrik.
"Hampir semua transportasi umum, terutama untuk Transjakarta, pelan-pelan akan kami ubah menjadi mobil listrik semuanya nanti pada tahun 2029," ujar Pramono.
Pramono berharap kombinasi antara peningkatan penggunaan transportasi umum oleh masyarakat dan peralihan armada menuju kendaraan listrik dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan polusi udara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Warga Jakarta Diminta Beralih ke Transportasi Umum untuk Tekan Polusi Udara
-
Heboh Pembatasan BBM dari Desil, Purbaya Pastikan Driver Ojol Tetap Bisa Beli Pertalite
-
Strategi Purbaya Atasi Utang Rp 10 Ribu Triliun, Benahi Pajak hingga Libatkan Danantara
-
Xdinary Heroes Batalkan Fan Meeting THE X-TOWN, Mengapa?
-
3 Parfum yang Tidak Meninggalkan Noda Kuning di Baju Putih, Wanginya Tahan Lama
-
Ulasan The Cat Who Saved Books: Kisah Hangat tentang Cinta pada Buku
-
Tak Banyak yang Tahu! Kenapa 17 Agustus Selalu Identik dengan Lomba?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Layanan Kesehatan NTT Dikebut Pulih Usai Gempa M7,7, RS Mobil Dikirim ke Nagekeo
-
Nekat Menambang Sembunyi-sembunyi, 5 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Pohuwato