3. Terdapat Memar di Beberapa Bagian Tubuh
Banyak orang mengatakan melahirkan adalah rasa sakit paling mengerikan yang dapat ditanggung manusia. Tetapi, apa yang mungkin mengejutkan adalah fakta bahwa Anda memiliki memar juga.
Kebanyakan perempuan mengalami memar di dalam dan di sekitar bagian pribadi mereka. Memar pada beberapa perempuan juga lebih intens, hingga di tubuh dan bahkan pada wajah.
Namun kondisi ini akan memudar dalam beberapa minggu, jadi jangan kaget ketika Anda kali pertama melihat memar di tubuh.
4. Rambut Rontok
Sebagian besar perempuan mengalami pertumbuhan rambut yang subur selama kehamilan. Hal ini disebabkan karena tubuh dipompa dengan hormon selama waktu kehamilan dan kerontokan rambut yang besar adalah salah satu efek samping dari hormon-hormon ini.
Mereka membuat rambut Anda terlihat lebat, berkilau dan sehat. Tetapi ketika Anda melahirkan, hormon akan kembali ke tingkat yang normal. Ini menyebabkan kerontokan rambut.
Anda mungkin bisa melihat rambut tertinggal di bantal, kamar mandi, lantai dan, tentu saja sisir. Rambut ronto ini bisa bertahan selama enam bulan hingga satu tahun, pascapersalinan.
Segalanya kembali normal setelah kadar estrogen kembali seperti sebelum Anda mengalami kehamilan.
5. Perubahan Warna Rambut
Ini adalah salah satu hal yang paling aneh yang bisa terjadi setelah melahirkan. Rambut rontok mungkin masih masuk akal, tapi perubahan warna mungkin akan membuat Anda terkejut, lebih-lebih jika Anda belum pernah mewarnai rambut Anda sebelumnya.
Biasanya, rambut berubah menjadi lebih gelap. Beberapa perempuan akan memiliki rambut abu-abu dan tetap seperti itu selama sisa hidup mereka dan mungkin harus menggunakan pewarna dan produk rambut lainnya untuk mendapatkan rambut kembali seperti semula.
Baca Juga: Caisar Doakan Indadari Bahagia dengan Suami Baru
6. Bau 'Keibuan'
Begitu Anda menjadi seorang ibu, Anda akan mulai menyadari bahwa Anda agak bau, secara harfiah. Bau badan adalah salah satu efek samping yang paling tidak menyenangkan dari kehamilan.
Perubahan hormon akan membawa bau 'keibuan' ini. Anda juga akan bekerja keras merawat bayi dan menangani hal-hal yang perlu dilakukan di tempat kerja dan di rumah. Semua ini akan membuat Anda 'berantakan', berkeringat dan bau.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026