Suara.com - Sejak dahulu bentuk tubuh perempuan menarik banyak perhatian, baik pada tingkat pribadi maupun lingkungan yang lebih luas.
Perdebatan tentang apakah tubuh yang melengkung lebih menarik daripada tubuh langsing tidak pernah memiliki jawaban yang jelas. Namun satu yang pasti, penelitian mengungkap bahwa bentuk tubuh perempuan berhubungan langsung dengan kesehatannya.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perempuan dengan tipe tubuh tertentu lebih cenderung berisiko mengalami penyakit tertentu, sementara tipe lainnya cenderung menjalani hidup yang jauh lebih sehat.
Contohnya, perempuan yang memiliki bentuk tubuh buah pir, berisiko rendah terhadap penyakit jantung dan diabetes. Anda mungkin bertanya-tanya mengapa ini bisa terjadi dan apa hubungannya antara bentuk tubuh dengan kesehatan perempuan?
Berikut penjelasannya agar dapat memotivasi Anda mendapatkan bentuk tubuh lebih baik dan sehat, dilansir dari Boldsky.
1. Akumulasi lemak
Salah satu hal yang umumnya tidak disukai perempuan yang memiliki bentuk tubuh buah pir adalah akumulasi lemak yang terjadi pada tubuhnya. Namun, pada catatan positif, perempuan dengan tubuh buah pir justru dilindungi dari penyakit jantung. Ini karena pinggul dan paha dianggap sebagai area yang aman dalam penumpukan lemak.
Dengan demikian, setiap penambahan berat yang mereka alami, tidak akan memberikan tekanan pada jantung dan mereka dapat menjalani hidup yang jauh lebih sehat. Hal ini berlangsung bahkan ketika menua, membuat mereka lebih sehat daripada rekan-rekannya yang kurus.
2. Terhindar dari penyakit turunan
Kita sangat sadar akan fakta bahwa diabetes dan penyakit jantung adalah salah satu penyakit menurun yang sulit dihindari. Mereka yang memiliki riwayat keluarga penyakit ini memang punya risiko yang sama untuk mengalaminya.
Namun mereka yang memiliki bentuk tubuh buah apel (yang memiliki akumulasi lemak di sekitar wilayah pinggang) paling berisiko terkena penyakit ini. Sebaliknya, bentuk tubuh buah pir cenderung terhindar dari risiko penyakit jantung dan diabetes.
Baca Juga: Puisi Kontroversi Sukmawati, Guruh: Persepsi Orang Bermacam-macam
Mereka yang memiliki bentuk tubuh buah apel cenderung menderita untuk jangka waktu yang lebih lama. Ilmu kedokteran telah membuktikan bahwa semua ini terhubung langsung ke wilayah di mana ada akumulasi lemak maksimum dalam tubuh.
3. Bentuk tubuh buah pir dapat menyerap sesuatu yang tidak sehat
Karena pinggul dan paha jenis orang ini memiliki banyak massa, mereka bertindak seperti spons dan menyerap lipid. Jenis retensi massa lipid ini sebenarnya baik untuk tubuh.
Jadi, ini berfungsi sebagai penyimpanan yang aman untuk semua lemak yang ada di dalam tubuh dan mencegah lemak membuat jalan ke darah dan mencapai organ. Akibatnya, jantung dan hati perempuan dengan bentuk tubuh tersebut bekerja lebih sedikit, yang membuatnya menjadi lebih sehat untuk jangka waktu yang lebih lama.
4. Jenis-jenis lemak
Jenis lemak paling berbahaya adalah lemak perut yang dilepaskan dalam tubuh hanya dua jam setelah makan. Namun, perempuam yang memiliki bentuk tubuh buah pir tidak benar-benar memiliki banyak lemak perut. Mereka memiliki lemak di sekitar pinggul dan paha mereka dan ini dapat disimpan di dalam tubuh selama berbulan-bulan, membuat jalannya kurang berbahaya.
5. Obesitas dan dampaknya
Perempuan gemuk berisiko lebih besar terkena penyakit jantung. Tak cuma itu, mereka juga memiliki kecenderungan lebih besar untuk terkena diabetes. Jadi, jika Anda kelebihan berat badan dibandingkan dengan usia, jenis kelamin, dan tinggi badan Anda, saatnya Anda membuang kelebihan tersebut.
Namun, jika Anda memiliki berat badan ideal dan tubuh Anda berbentuk buah pir, sudah saatnya Anda bersuka cita dengan fakta bahwa Anda memiliki tubuh yang lebih sehat daripada kebanyakan orang di sekitar Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS