Suara.com - Tuberkulosis (TBC) yang selama ini dikenal sebagai penyakit yang biasanya menyerang paru, ternyata bisa juga menyerang alat kelamin, baik pada perempuan maupun lelaki.
Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang perlu ditangani dengan segera.
Lantas, apa saja gejala TBC pada alat kelamin yang perlu diwaspadai? Berikut penjelasan lengkap dari Hello Sehat.
Dalam beberapa kasus, infeksi TBC dapat bergerak ke bagian tubuh lainnya melalui darah. Hal inilah yang membuat kemungkinan terjadinya infeksi TBC sekunder di saluran genital (alat kelamin), daerah panggul, ginjal, tulang belakang, dan otak.
TBC pada alat kelamin lebih banyak terjadi pada perempuan daripada lelaki. Gejala TBC pada alat kelamin perempuan biasanya menyerang tuba falopi, uterus (rahim), dan ovarium (indung telur).
Dalam beberapa kasus, TBC juga dapat memengaruhi leher rahim, vagina, dan vulva. Inilah mengapa TBC genital adalah salah satu penyebab utama penyakit tuba dan ketidaksuburan pada perempuan khususnya di berbagai negara berkembang.
Sementara pada laki-laki, infeksi TBC genital memengaruhi organ kelamin pria secara keseluruhan, di antaranya epididimis, testis, prostat, vesikula seminalis, vas deferens, kulit skrotum, kelenjar bulbouretral, dan penis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai