Suara.com - Indonesia merupakan negara terbesar kedua setelah India dengan kasus TBC terbanyak. Setiap tahun, ada 1 juta kasus baru, dan setiap hari ada 300 orang yang meninggal akibat TBC. Dari 100 persen orang yang menderita TBC, hanya sepertiga yang memeriksakan diri ke dokter.
"Oleh karena itu, diluncurkan gerakan kampanye #PeduliKitaPeduliTBC, suatu gerakan peduli penyakit Tuberculosis (TBC). Masyarakat harus lebih peduli. Ingat, TB itu bisa disembuhkan dan bisa dicegah. Jangan lagi menganggap sebagai sesuatu stigma menakutkan dan mengerikan. Karena memang bisa disembuhkan jika disiplin minum obat dan ditangani dengan baik," tegas Dokter Spesialis Paru RS Persahabatan, Erlina Burhan.
Erlina menambahkan, TBC menular melalui udara saat penderita bersin ataupun batuk, sehingga memberikan edukasi batuk dan bersin yang benar menjadi hal yang sangat penting.
"Masyarakat wajib sering menggunakan masker. Karena kita enggak bisa memilih mau bernapas di udara yang mana. Napas ya napas saja. Penderitanya wajib jaga mulut dan hidungnya dengan cara pakai masker, agar tak menulari lingkungan dan orang-orang terdekatnya," katanya.
Selain dari kalangan praktisi medik dan kesehatan, dua aktor papan atas Vino G Bastian dan Reza Rahadian juga turut serta mendukung kampanye #PeduliKitaPeduliTBC.
"Sekarang saatnya kita bener-bener peduli dengan TBC. Dulu TBC dikenal penyakit yang biasa aja, dan ternyata penyakit ini tidak lagi hanya terjadi di daerah terpencil dan di lingkungan yang kotor," kata Vino saat jumpa pers #PeduliKitaPeduliTBC, di kawasan Senayan, Jakarta, belum lama ini
Vino dan Reza juga menceritakan bahwa mereka punya pengalaman dengan seorang teman yang pernah menderita TBC.
"Tahun lalu ada teman di Bali yang biasanya antar jemput kalau kita ke sana, dan tiba-tiba dia menghilang sekitar 6 bulan. Ternyata dia terkena TBC. Dua bulan kemudian barulah dia kembali, sudah sembuh," jelas Vino.
Suami Marsya Timoti ini mengaku terkejut setelah mengetahui fakta bahwa penyakit menular yang disebabkan kuman Mycobacterium Tuberculosis banyak merenggut nyawa penduduk Indonesia.
Baca Juga: Pengasuhan Anak Rendah, KPAI Desak Pemerintah Buka Konsultasi
Sementara Reza, mengaku dirinya terlibat dalam kampanye ini dengan membuat video durasi pendek dengan menyampaikan pesan peduli TBC.
"Begitu saya tahu ada kampanye ini, saya ikut mendukung. Kita rame-rame membuat video ini. Meskipun apa yang kita lakukan ini tidak besar, tapi semoga bisa memberikan dampak baik bagi masyarakat luas sebagai bentuk awareness kita," jelas aktor yang memenangkan banyak penghargaan lewat perannya di berbagai film Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
-
Tak Cuma Teheran, Amerika dan Israel Juga Serang Kota Lain di Iran
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia