Suara.com - Tanya:
Selamat sore Dokter,
Dok, mata saya terlihat merah seperti darah, tapi tidak seluruh bagian. Itu kenapa ya? Mohon penjelasan dan sarannya. Terima kasih.
LM
Jawab:
Selamat sore Saudari LM,
Mungkin yang Anda maksud adalah perdarahan subkonjungtiva. Bagian putih mata memiliki selaput yang disebut dengan konjungtiva.
Pada bagian bawah konjungtiva mengandung pembuluh darah. Adanya pecah pada pembuluh darah ini maka akan menyebabkan penumpukan darah.
Gejala dari perdarahan subkonjungtiva antara lain: Bercak merah terang pada bagian putih mata (sklera) dengan batas yang tegas.
Mata merah tanpa disertai rasa gatal, nyeri atau penurunan ketajaman penglihatan, kecuali bila disertai adanya gangguan lain misal gangguan kornea, pergeseran lensa, dan sebagainya.
Beberapa faktor pemicu perdarahan subkojungtiva antara lain:
1. Cedera misal akibat terpukul.
2. Peningkatan tekanan bola mata misal akibat batuk, mengejan saat BAB keras, mengangkat beban berat, dan sebagainya.
3. Tekanan darah tinggi.
4. Gangguan pembekuan darah misalnya akibat obat-obatan, kelainan darah, dan sebagainya.
Untuk memastikannya sebaiknya Anda memeriksakan dahulu pada dokter. Bila memang disebabkan oleh perdarahan subkonjungtiva, walaupun terlihat seram dan berbahaya, namun perdarahan subkonjungtiva tidak berbahaya dan tidak memerlukan penanganan apapun.
Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.
Dijawab oleh: dr. Qashdina Sutrisni
Sumber: https://meetdoctor.com
Baca Juga: Mengurus Anak, Ini yang Tak Berani Dilakukan Jevin Julian
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini