Suara.com - Tahukah Anda bahwa gaya hidup atau kebiasaan hidup terlalu bersih justru dapat menyebabkan masalah kesehatan?
Ya, jika Anda terlalu sering menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari bakteri misalnya, ternyata turut mematikan bakteri baik yang justru dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh dari infeksi bakteri.
Nah, agar lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut seperti dilansir dari laman Boldsky.
1. Menggunakan cotton bud
Seperti yang kita ketahui, telinga adalah organ yang memiliki sistem pertahanan dalam melawan debu maupun bakteri dengan menghasilkan lilin yang bertindak sebagai penyaring.
Namun di antara Anda tentu ada yang rajin membersihkan telinga dengan cotton bud. Meski tak dilarang, kebiasaan ini justru dapat menusuk gendang telinga dan menyebabkan luka dalam.
Dibandingkan menggunakan cotton bud, lebih baik cuci telinga dengan air sesekali, ya.
2. Mandi busa
Berendam dengan busa di bathup mungkin menjadi salah satu cara menikmati 'me time' setelah seharian bekerja. Namun tahukah Anda, kebiasaan ini bisa berbahaya bagi kulit, karena dapat membuat kulit kering hingga alergi. Alasannya tentu saja, karena cairan penghasil gelembung busa ini mengandung zat kimia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia