Suara.com - Pijat merupakan salah satu cara untuk merilekskan tubuh sehingga terasa segar dan bugar lagi, namun apa jadinya bila Anda terapi pijat ular boa.
Anda pasti akan bergidik dan bertanya-tanya, apa ada terapi pijat dengan ular boa? Jawabannya, ada di New York, Amerika Serikat.
Ya teknik pijat menggunakan hewan melata ini ternyata ada di Negeri Paman Sam. Ini terungkap lewat unggahan video dalam akun @theinsider di Twitter.
Video tersebut menunjukkan seorang perempuan bernama Abby yang tengah dipijat di Wholeness Center di Valley Cottage, New York.
"Saya sedikit gugup. Saya tidak takut pada ular tetapi saya tidak terbiasa merasakan ular langsung di tubuh saya. Bagaimana pun, banyak yang beranggapan bahwa pijat ular ini membuat Anda jauh lebih rileks, lebih merasa bahagia, dan ular itu hewan yang keren," ungkap Abby dalam video tersebut.
Ia menjelaskan bahwa terapi ular sudah lama populer di Indonesia dan Israel, hingga akhirnya mulai merambah New York, Amerika Serikat.
Terapi ini dipercaya dapat membuat aliran darah menjadi lebih lancar dan memberikan manfaat rileksasi, karena tekanan yang diberikan ular lebih lembut.
Orang di balik terapi pijat ular adalah Serpentessa. Perempuan ini mengaku sudah menjual jasa pijat ular sejak 15 tahun lalu.
"Ular dikenal sebagai hewan buas, tapi ketika dia diajari dengan baik maka dia akan sangat dekat dengan pengajarnya dan bisa bermanfaat untuk banyak orang," terang Serpentessa.
Baca Juga: Kata Armand Maulana tentang Pemenang Indonesian Idol 2018
Dia menjelaskan pijat ular ini bisa bermanfaat, karena salah satunya adalah tulang ular itu sendiri. "Percaya atau tidak, penekanan yang dilakukan ular di tubuh manusia, membuat hormon endorpin dan oksitosin seseorang meningkat dan karena itu, seseorang bisa merasa lebih rileks dan bahagia setelahnya," sambungnya.
Proses pemihatan dimulai dengan meletakkan ular di atas tubuh klien yang terbaring. Kemudian, biarkan ular meliuk-liuk di tubuh. Satu hal yang penting, sebelum proses pemijatan, perlu adanya pendekatan antara si ular dan klien.
Ini menjadi penting agar timbul rasa nyaman antara keduanya dan menghindari risiko ular tiba-tiba menjadi ganas.
Serpentessa memiliki 10 ekor ular berjenis boa. Dalam satu praktik pijat ular, ia akan menggunakan empat ekor boa sekaligus.
Penempatan titik ular biasanya ada pada bagian punggung, kaki, kepala, hingga tangan. Percaya atau tidak, ular akan memberikan rangsangan lebih pada titik-titik yang suhu tubuhnya hangat.
Ini menandakan klien merasa bermasalah di titik tersebut. Bagaimana, berani coba?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan