Suara.com - Tak hanya akibat konsumsi gula berlebihan, preferensi seksual seseorang ternyata juga bisa meningkatkan risiko mengidap diabetes, lho. Hal ini diungkapkan tim peneliti dari San Diego State University yang menyebutkan bahwa perempuan homoseksual atau lesbian dan biseksual lebih rentan mengidap diabetes dibanding mereka yang heteroseksual.
Untuk mendapatkan temuan ini, tim menganalisis 94.250 perempuan yang 1.267 di antaranya terindentifikasi sebagai lesbian dan biseksual, sedangkan sisanya merupakan heteroseksual. Selama 25 tahun masa penelitian, 6.399 responden mengembangkan diabetes tipe 2.
Di antara para responden tersebut, peneliti menemukan perempuan lesbian dan biseksual berisiko 22 persen lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2. Peneliti mengatakan ada beberapa kemungkinan yang melatarbelakangi kesimpulan ini.
Perempuan lesbian maupun biseksual, menurut peneliti, lebih mungkin mengidap gangguan kesehatan kronis terkait stres. Dari segi indeks massa tubuh atau IMT, peneliti melihat bahwa responden perempuan yang lesbian dan biseksual memiliki IMT lebih tinggi dibandingkan perempuan heteroseksual.
"Stres pada perempuan lesbian dan biseksual dapat dipengaruhi oleh diskriminasi minoritas, tekanan psikologis, dan menjadi korban kekerasan," ujar peneliti dalam studi tersebut.
Turut mengomentari hasil studi ini, Dr. Vinaya Simha, endokrinolog di Mayo Clinic. Ia mengatakan bahwa untuk mengurangi risiko diabetes, maka seseorang harus menjalani olahraga teratur dan diet sehat.
"Jika Anda bisa menurunkan berat badan, itu membantu mengurangi resistensi insulin dan mengurangi risiko pengembangan ke diabetes," kata Dr. Vinaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
-
Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia