- PT ASDP menerapkan sterilisasi berbasis digital di enam pelabuhan utama Indonesia mulai tanggal 20 Juli 2026 mendatang.
- Implementasi teknologi seperti Face Recognition dan One Gate System bertujuan meningkatkan keamanan serta efisiensi operasional pelabuhan.
- Modernisasi sistem ini diharapkan mempercepat arus logistik nasional sekaligus menciptakan standar layanan pelabuhan yang lebih profesional.
Suara.com - Di tengah meningkatnya mobilitas orang dan distribusi barang antarpulau, pelabuhan penyeberangan dituntut memiliki sistem operasional yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu meminimalkan risiko keamanan maupun kemacetan layanan.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mempercepat implementasi program sterilisasi enam pelabuhan utama melalui transformasi operasional berbasis teknologi digital.
Program yang mulai diterapkan pada 20 Juli 2026 itu menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan pelabuhan sebagai simpul penting konektivitas nasional sekaligus mendukung efisiensi sektor logistik Indonesia.
Enam pelabuhan yang menjadi tahap awal implementasi meliputi Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, dan Lembar, yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas penumpang maupun distribusi barang antarwilayah.
Direktur Operasional dan Transformasi ASDP, Rio Lasse, mengatakan bahwa sterilisasi pelabuhan merupakan bagian dari transformasi menyeluruh dalam sistem operasional perusahaan, bukan sekadar pembatasan akses masuk kawasan pelabuhan.
"Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar pengaturan akses, tetapi transformasi menyeluruh dalam cara kita mengelola operasional," ujar Rio dilansir dari laman Antara, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, digitalisasi kawasan pelabuhan akan memastikan seluruh aktivitas, baik manusia, kendaraan maupun operasional logistik, dapat dipantau secara lebih akurat melalui sistem yang terintegrasi.
"Kami ingin memastikan setiap orang, kendaraan, dan aktivitas di kawasan pelabuhan dapat teridentifikasi, terverifikasi, dan termonitor dengan baik," katanya.
Face Recognition hingga One Gate System Jadi Tulang Punggung Transformasi
Baca Juga: IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
Dalam implementasinya, ASDP mengadopsi sejumlah teknologi digital yang selama ini banyak digunakan di pelabuhan internasional maupun bandara modern.
Teknologi tersebut meliputi registrasi digital, Face Recognition (FR), pengendalian akses berbasis zonasi, hingga penerapan One Gate System yang memungkinkan seluruh proses keluar-masuk kawasan pelabuhan dilakukan melalui sistem yang lebih terkontrol.
Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan pelabuhan diharapkan menjadi lebih transparan, akuntabel, serta mampu meningkatkan standar keamanan objek vital nasional.
Selain memperkuat aspek pengawasan, digitalisasi juga diharapkan mampu mempercepat proses layanan bagi penumpang maupun kendaraan sehingga mengurangi antrean dan meningkatkan efisiensi operasional.
Fondasi Baru Efisiensi Logistik Nasional
Transformasi yang dilakukan ASDP tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengguna jasa, tetapi juga memiliki implikasi ekonomi yang lebih luas.
Berita Terkait
-
Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan
-
Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Pelindo Ikut dalam Pembangunan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tembus 2.775 TEUs di Maret 2026
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
BRI Taipei Tingkatkan Edukasi Keuangan dan Layanan Bagi Diaspora Indonesia