Suara.com - Libur sekolah yang bertepatan dengan libur Lebaran banyak dimanfaatkan para orangtua untuk mengajak anak-anaknya liburan atau rekreasi ke berbagai destinasi wisata yang menarik.
Apalagi menurut Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Dr. Susanto, MA, melaksanakan rekreasi adalah salah satu hak anak yang dilindungi negara, yang disebutkan dalam konvensi Hak Anak (KHA) Klaster VII Pasal 31, yang berisi bahwa salah satu hak anak adalah pemenuhan atas waktu luang, bermain dan berbudaya.
BACA JUGA: Inilah Beda Redmi 6 dan 6A
Melihat hal ini, KPAI bersama Kementerian Pariwisata, mengimbau para orangtua agar memilih tempat wisata yang mengutamakan perlindungan anak.
"Dalam mengisi liburan anak-anak dan keluarga saat ini, masyarakat terutama keluarga haruslah bahu membahu mewujudkan pariwisata yang ramah anak, yang fokus pada keselamatan mereka," ujar Susanto di Jakarta, Selasa (12/6/2018).
Ia pun memberikan beberapa tips yang dapat diikuti oleh orangtua, sebelum berwisata bersama anak. Salah satunya dari segi keamanan. Di mana, lanjut Dr. Susanto, orangtua dapat turut memandu dalam memilih dan menentukan tempat hiburan yang diinginkan anak, dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan anak, sesuai dengan usia dan tumbuh kembangnya.
Selanjutnya, kata dia, orangtua harus mengutamakan keselamatan jiwa anak dengan mencegah segala bentuk kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan pada anak.
"Kalau perlu, pasang identitas anak sebelum ke tempat wisata. Selalu dampingi anak-anak secara langsung dan tetap memperhatikan keperluan dan kebutuhan anak di lokasi pariwisata," jelas Susanto.
Selanjutnya, sambung dia, orangtua harus mengawasi dan mengontrol anak dengan baik untuk memastikan aktivitasnya tidak melanggar aturan-aturan di tempat wisata.
Lebih lanjut Dr. Susanto menyebutkan bahwa peran orangtua juga diharapkan turut membangun edukasi dengan penuh kasih sayang kepada anak agar kegiatan wisata bisa menumbuhkan manfaat, cinta alam dan ramah lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026