Suara.com - Direktorat Politik Dalam Negeri, Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri melaksanakan Sosialisasi Dashboard Eksekutif Data Politik Dalam Negeri sebagai bagian dari penguatan tata kelola data dan pengambilan kebijakan politik dalam negeri berbasis bukti.
Dashboard ini tidak semata-mata dibangun untuk menyajikan data dalam bentuk visual, tetapi sebagai investasi strategis kelembagaan untuk masa depan.
Melalui integrasi data yang berkelanjutan, Kemendagri membangun fondasi informasi yang dapat menjadi memori organisasi, mendukung kesinambungan kebijakan, memperkuat analisis, serta membantu pimpinan membaca perkembangan dan risiko politik secara lebih cepat.
Kasubdit Fasilitasi Pemilu dan Pengembangan Demokrasi, Ispahan Setiadi, SH, M.Si, mengatakan bahwa nilai utama dashboard justru terletak pada manfaat jangka panjangnya.
“Dashboard ini bukan sekadar tempat menampilkan angka. Ini adalah investasi strategis untuk membangun aset data politik dalam negeri yang semakin lengkap dari waktu ke waktu. Data hari ini akan menjadi pengetahuan dan basis analisis bagi kebijakan kita di masa depan,” jelasnya.
Menurutnya, semakin konsisten data dihimpun dan diperbarui, semakin besar pula nilai strategis dashboard dalam mendukung perumusan kebijakan, monitoring dan evaluasi, penyusunan bahan pimpinan, serta deteksi dini terhadap dinamika politik.
“Yang kita bangun bukan hanya dashboard, tetapi ekosistem kebijakan berbasis data. Ke depan, fondasi data ini dapat terus dikembangkan untuk analisis yang lebih mendalam, sistem peringatan dini, bahkan pemanfaatan teknologi analitik dan kecerdasan buatan,” lanjutnya.
Melalui Dashboard Eksekutif Data Politik Dalam Negeri, Direktorat Politik Dalam Negeri Kemendagri mendorong perubahan dari data yang tersebar menjadi data yang terintegrasi, dari informasi menjadi pengetahuan, dan dari pengetahuan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan antisipatif.***
Baca Juga: Mendagri Tito Pimpin Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Manggarai Timur
Berita Terkait
-
Kemendagri Ajak Pemda Optimalkan Program MBG untuk Tekan Stunting dan Kemiskinan
-
Protokol Kemendagri Perkuat Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Tingkatkan Profesionalisme
-
Kemendagri Perkuat Sinkronisasi BPHTB dan Pertanahan untuk Percepat Layanan Publik
-
Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja
-
Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Direktorat Politik Dalam Negeri Perkuat Kebijakan Politik Berbasis Data dengan Dashboard Eksekutif
-
Red Notice Terbit, Polri Buru Syekh Ahmad Al Misry ke Mesir Lewat Jalur Interpol
-
Diskon Medical Check-Up di Siloam Pakai BRI, Cek Syaratnya
-
Juventus Bawa Kabar Baik untuk Emil Audero, saat Dia Terancam Jadi Kiper Ketiga Como
-
Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth
-
Sifat Segitiga Sama Kaki Lengkap dengan Contoh Soal dan Jawabannya
-
Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'
-
Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes
-
5 Penyebab Kenapa Flek Hitam Tetap Muncul padahal Sudah Pakai Sunscreen Tiap Hari
-
Polri Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah Soal Penyitaan Emas dan Uang