Suara.com - Air sangat penting untuk kehidupan manusia. Dalam sehari, seseorang bahkan dianjurkan untuk minum delapan gelas air putih. Namun saat mencukupi kebutuhan air ini, pastikan Anda tidak melakukannya sambil berdiri.
Pasalnya, menurut ilmu Aryuveda, minum air sembari berdiri dapat menekan dinding perut Anda. Selain itu, karena air mengalir langsung dari kerongkongan ke lambung, minum sambil berdiri menyebabkan nutrisi lain yang masuk ke tubuh akan tertolak. Nah, berikut adalah beberapa efek yang terjadi jika Anda terbiasa minum sambil berdiri, seperti dilansir laman Times of India.
1. Menyebabkan masalah pada ginjal
Minum air sambil berdiri dapat memengaruhi ginjal Anda. Saat Anda minum air sambil berdiri, air mengalir dengan tekanan tinggi ke ginjal. Hal ini bisa membebani kerja ginjal karena air datang dalam volume yang besar secara mendadak.
2. Memicu nyeri sendi
Konsumsi air dan postur tubuh memiliki hubungan yang sangat erat. Alasannya, kebiasaan minum air sambil berdiri bisa mengganggu keseimbangan cairan dalam tubuh. Akibatnya terjadi penumpukan cairan di sendi-sendi tubuh dan menyebabkan artritis yang ditandai dengan nyeri sendi.
3. Menyebabkan masalah di paru-paru
Mungkin Anda akan bertanya-tanya apa hubungan konsumsi air dengan masalah di paru-paru. Ternyata, ketika Anda minum sambil berdiri, hal ini dapat menekan suplai oksigen di saluran pipa makanan dan batang tenggorokan. Jika dilakukan secara terus-menerus, bukan tidak mungkin dapat mengakibatkan masalah di paru-paru dan jantung.
4. Saraf menegang
Saraf tubuh bisa menegang saat kita minum dalam keadaan berdiri. Sebaliknya, saat minum sambil duduk, maka sistem parasimpatetik akan lebih rileks sehingga saraf tak akan tegang. Proses penyerapan air minum dan sistem pencernaan pun bisa berjalan dengan lebih baik.
Oleh karena itu, cara terbaik adalah minum dalam kondisi duduk. Dengan cara ini aliran air akan lebih lambat dan tubuh Anda dapat mencerna air dengan saraf yang rileks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga